SuaraBekaci.id - DPP Partai Golkar mengeluarkan surat rekomendasi untuk Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi Tri Adhianto dan kader Partai Golkar, Nofel Saleh Hilabi, maju dalam Pilkada Kota Bekasi 2024. Surat rekomendasi itu dikeluarkan kemarin, Senin (19/8/2024).
Menanggapi hal itu, Ketua Tim Pemenangan Tri Adhianto, Nicodemus Godjang, mengatakan surat rekomendasi itu belum diterima secara fisik oleh pihaknya.
Meski begitu, dia mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Partai Golkar terhadap Tri Adhianto untuk menjadi bakal calon wali Kota Bekasi.
“Jadi begini kita belum terima surat rekom secara hardcopy atau fisik, baru membaca dari media. Kalau itu benar, saya berterima kasih kepada Partai Golkar yang sudah mempercayakan untuk bersama-sama membangun kerja sama,” kata Nico, Selasa(20/8/2024).
Nico juga mengatakan, pihaknya juga masih akan memproses nama-nama calon wakil wali Kota Bekasi yang bakal mendampingi Tri Adhianto di Pilkada 2024.
Mengingat, selain Nofel Saleh Hilabi juga ada mama lain yang siap menjadi pendamping Tri Adhianto, salah satunya kader Partai Gerindra, Abdul Harris Bobihoe.
“Kami akan godok semua, kami akan pertimbangkan. Yang jelas kami ingin Partai Gerindra dan Partai Golkar bersama-sama dengan PDI-P membangun Kota Bekasi,” ujarnya.
Menurut Nico, antara Nofel Saleh Hilabi dan Abdul Harris Bobihoe sama-sama merupakan kandidat potensial untuk mendampingi Tri Adhianto dalam Pilkada 2024.
Namun, pihaknya masih perlu waktu untuk menentukan satu di antara dua kandidat ini yang paling pas menjadi pendamping Tri Adhianto di Pilkada Kota Bekasi 2024.
Baca Juga: DPP Golkar Rekomendasikan Tri Adhianto-Nofel Saleh Hilabi di Pilkada Kota Bekasi 2024
“Baik Bobihoe maupun Nofel kader partainya yang potensial, artinya semua punya peluang yang sama,” pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD Golkar Kota Bekasi, Dariyanto, mengatakan setelah surat rekomendasi ini dikeluarkan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, yaitu DPC PDIP Kota Bekasi khususnya Tri Adhianto.
Dia menambahkan, pihaknya pun juga saat ini menunggu keputusan rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan untuk Pilkada Kota Bekasi 2024 ini.
“Iya artinya kita tinggal tunggu juga dari PDI kan, karena kan rekom sendiri kan Pak Tri Adhianto sendiri belum dikeluarkan rekom dari PDIP. Makanya ini kan harus kita konsolidasikan kita sinkronisasikan gitu,” ujarnya.
Kontributor : Mae Harsa
Berita Terkait
-
DPP Golkar Rekomendasikan Tri Adhianto-Nofel Saleh Hilabi di Pilkada Kota Bekasi 2024
-
Dapat Dukungan PKB dan Demokrat, Dani Ramdan Pasang Kuda-kuda Ikut Pilkada 2024
-
Pede Abis! Kader Gerindra Abdul Harris Bobihoe Yakin Dampingi Tri Adhianto di Pilkada 2024
-
PDIP Peluk Gerindra di Pilkada Kota Bekasi: Sosok Ini Diyakini Jadi Cawalkot Tri Adhianto
-
PDIP Tak Kunjung Umumkan Pendamping Tri Adhianto di Pilkada Kota Bekasi, Ada Apa?
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan
-
Asep Surya Atmaja Pimpin Kabupaten Bekasi hingga 2030
-
BRI Perluas Kemitraan Internasional, Buka Akses Pasar Global bagi Korporasi dan UMKM Indonesia