SuaraBekaci.id - Sebuah video viral di media sosial menampilkan oknum Polantas diduga melakukan tilang terhadap sopir truk yang tengah parkir di Kawasan Industri Cikarang, Kabupaten Bekasi.
“Ini dia tuh oknum-oknum kepolisian, kemungkinan tidak ada pemasukan di jalan raya lompat ke kawasan mencari kesalahan sopir,” kata perekam video yang diunggah akun Instagram @gue_cikarang, Senin (5/8/2024).
Perekam video itu juga mengaku sempat menanyakan surat perintah penilangan, namun oknum Polantas tidak mampu menunjukkannya dan tetap melakukan penindakan dengan menahan STNK kendaraan.
"Ditanya surat perintah enggak ada, bilangnya 'kamu tahu apa soal surat perintah', itu hak sopir menanyakan surat perintah, STNK saya dibawa," imbuh perekam video.
Menanggapi video tersebut, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Bekasi, Kompol Nopta Istaris Souzan, membenarkan bahwa Polantas yang melakukan penindakan tersebut adalah benar anggotanya.
Dia menyebut, penindakan terhadap sejumlah sopir truk itu dilakukan atas permintaan pihak pengelola kawasan.
“Kita bertindak karena ada permintaan dari pihak kawasan, sehingga kita mendampingi pihak security untuk melakukan penertiban,” kata Nopta, Rabu (7/8/2024).
Dia menjelaskan dalam penertiban itu ada dua ham yang dilakukan. Pertama, sosialisasi atau memberikan himbauan agar para sopir tidak parkir di sembarangan tempat yang bisa menganggu lalu lintas.
Kedua, tindakan penilangan bagi sopir yang memarkirkan kendaraannya di rambu yang ada larangan parkir. Penilangan tersebut tujuannya bersifat pemberian edukasi.
Baca Juga: Larangan Jual Rokok Eceran 200 Meter dari Sekolah, Pemkot Bekasi Akui Kesulitan
Nopta merinci, dalam kegiatan penertiban itu ada 13 kendaraan yang ditilang karena parkir di rambu larangan.
“Semua ini di lakukan sebagai upaya bersama keselamatan berlalu lintas dan meminimalisir gangguan kelancaran berlalu lintas di kawasan tersebut,” pungkasnya.
Kontributor : Mae Harsa
Berita Terkait
-
Larangan Jual Rokok Eceran 200 Meter dari Sekolah, Pemkot Bekasi Akui Kesulitan
-
Polisi Bantah Ada Anggota Terlibat Aksi Pengeroyokan Tukang Cukur di Bekasi
-
Cerita Pedagang Bendera Merah Putih di Bekasi: Kalah Saing dengan Online Shop
-
Kesaksian Barber yang Dikeroyok Geng Bersajam di Bekasi, Diduga Pelaku Anak Polisi
-
Tragis! Pemuda di Bekasi Tewas Dibacok Teman Sendiri, Begini Pengakuan Keluarga Korban
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
Rupiah Mendekati Rp17 Ribu per Dolar AS, 5 Hal Ini Perlu Dilakukan Warga Indonesia
-
Simak 5 Panduan Benar Unggah Foto Rumah Supaya Lolos KIP-Kuliah
-
Sosok Andy Dahananto Pilot Korban Kecelakaan ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung
-
28 KA di Jawa Batal Berangkat Akibat Banjir Jakarta dan Pantura
-
Polisi Bandung Patroli Sambil 'Jepret' Pelanggar Pakai ETLE Genggam