SuaraBekaci.id - Seorang pemuda berinisial MRZ (22) tewas usai dibacok temannya bernama Krisdian alias Ken (25) di Jalan Kampung Turu, Desa Sriamur, Kabupaten Bekasi, Minggu (4/8/2024). Diduga korban tewas saat diajak mencuri oleh temannya.
Paman korban, Abdul Halim, mengatakan peristiwa bermula saat korban janjian dengan temannya pergi ke daerah Babelan.
“Korban ini yang merupakan ponakan saya ada janjian sama temennya dan berangkatlah ke Babelan. Setelah di sana, saya dan keluarga gak tahu seperti apa ya,” kata Halim, Senin (5/8/2024).
Namun kata Halim, sebelum meninggal dunia korban sempat mengirim pesan kepada sang adik bahwa korban dibunuh temannya saat hendak mencuri motor.
“Iya sempat WhatsApp kepada adiknya itu, bahwa diajak untuk Nyolong motor sama pelaku. Tapi gatau tiba-tiba di bunuh sama temennya itu, itu WhatsApp dengan adiknya ya,” ujarnya.
Halim mengungkap, diduga korban tewas karena dibacok dengan senjata tajam oleh temannya. Bagian leher korban mengalami luka serius.
“Kalau dilihat dari luka-luka yang ada di lehernya itu saya berasumsi itu (dibacok) pakai sajam adapun jenisnya apakah pakai celurit, apakah golok, kita belum tau persis,” ungkap Halim.
“Yang jelas dilihat dari luka yang ada leher sampai pergelangan leher ke belakang itu kalau ga ada tulang saya rasa hampir putus itu,” imbuhnya.
Halim mengaku kaget saat mengetahui bahwa keponakannya berpulang dengan cara tragis. Sebab menurutnya, korban yang merupakan anak pertama dari tiga bersaudara itu tak pernah ada masalah dengan siapapun.
Baca Juga: Viral! Permen Semport Bikin Siswa SD Keracunan, Orang Tua di Bekasi Buka Suara
“Sejauh ini yang saya dapat info dari keluarga, korban itu tidak pernah ada permusuhan sama teman, jadi saya sama keluarga menurut saya korban ini baik-baik saja dengan kawan-kawannya,” ucapnya.
Kontributor : Mae Harsa
Berita Terkait
-
Viral! Permen Semport Bikin Siswa SD Keracunan, Orang Tua di Bekasi Buka Suara
-
Ngeri! Maling Motor di Bekasi Pakai Senpi hingga Tabrak Emak-emak
-
Dukung Tri Adhianto, PKB-Gerindra Ajukan Syarat Mutlak: Gak Setuju, Koalisi Bubar
-
Siswi SMP di Bekasi Hilang Dua Pekan, Terkuak Komunikasi Terakhir dengan Pria Misterius
-
Misteri Pembunuhan Pegawai TPST Bantargebang: Kesaksian Berubah, CCTV Nihil
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan
-
Asep Surya Atmaja Pimpin Kabupaten Bekasi hingga 2030
-
BRI Perluas Kemitraan Internasional, Buka Akses Pasar Global bagi Korporasi dan UMKM Indonesia
-
Polisi Tembak Polisi: Bharada Andika Resmi Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana
-
Misteri Aliran Dana Rp250 Juta ke PCNU, Begini Penjelasan KPK