SuaraBekaci.id - Kepala Dina Pendidikan Kota Bekasi, Uu Saeful Mikdar, dikabarkan mengundurkan diri dari jabatannya.
Kabar tersebut diungkap oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi, Junaedi. Dia mengatakan, informasi tersebut diterimanya melalui sambungan telepon.
“Tadi malam dia (Kadisdik Kota Bekasi) telepon, Jumat informasi sudah mengundurkan diri,” kata Junaedi, Senin (15/7/2024).
Meski begitu, Junaedi enggan membeberkan alasan pasti terkait pengunduran diri yang dilakukan oleh Kadisdik Kota Bekasi itu.
Terpisah, SuaraBekaci.id sudah berupaya mengkonfirmasi Uu Saeful Mikdar terkait kebenaran kabar tersebut. Namun, hingga saat ini yang bersangkutan belum merespon.
Sebelumnya, Pj Wali Kota Bekasi, Raden Gani Muhammad tegas mengatakan bahwa siapapun memiliki hak yang sama dalam berpolitik tanpa terkecuali ASN.
Namun kata Gani, secara aturan ASN yang ingin berpolitik praktis diharuskan mundur dari jabatannya sebagai abdi negara.
“Sebenarnya ASN itu pertama terikat dengan aturan sebagai ASN sendiri di mana ASN tidak boleh politik praktis tetapi hasil juga tidak dikurangi haknya pada saat dia ingin ikut kontestasi,” kata Gani kepada wartawan.
“Artinya silakan (berpolitik), tetapi yang bersangkutan harus mundur dari ASN, aturan itu ada di dalam undang-undang yang mengatur mengenai ASN dan undang-undang politik itu sendiri,” imbuhnya.
Baca Juga: Misteri Kematian Tahanan di Bekasi: Sampel Hati Diambil, Benarkah Bunuh Diri?
Gani mengatakan, secara pribadi dirinya tak mempermasalahkan jika ada ASN yang ingin maju dalam Pilkada 2024. Namun, ia menegaskan ASN tersebut untuk mundur terlebih dahulu dari jabatannya.
“Untuk ASN di Kota Bekasi sendiri Saya sudah mengingatkan selaku PJ Walikota Bekasi untuk ASN yang ikut kontestasi saya berikan karpet merah sepanjang ikut aturan,” tutupnya.
Diketahui ada dua ASN Kota Bekasi yang namanya masuk dalam bursa calon wali kota bekasi, di antaranya Kepala Dinas Pendidikan Uu Saeful Mikdar dan Direktur Utama RSUD Chasbullah Abdulmajid Kota Bekasi Kusnanto Saidi.
Kusnanto Saidi nampak masuk bursa calon wali kota Bekasi dalam partai Golkar.
Sedangkan Uu bahkan telah resmi mendaftarkan diri ikut penjaringan calon wali kota Bekasi melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Kontributor : Mae Harsa
Berita Terkait
-
Misteri Kematian Tahanan di Bekasi: Sampel Hati Diambil, Benarkah Bunuh Diri?
-
Sat Set Sat Set Curanmor di Bekasi: 15 Menit 3 Motor Raib Tak Berjejak
-
Menanti Hasil Taaruf Politik PSI dan PKS di Pilkada Kota Bekasi
-
Duet PKS-PSI di Pilkada Kota Bekasi, Pengamat: Kalau Bukan Kaesang, Masih Bisa Dilawan!
-
Kaesang Sambangi Markas PKS, Ketua DPD PSI Kota Bekasi: Tunggu Arahan Anak Jokowi
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Obat Herbal Racikan Abal-abal 4 Pemuda Ini Ancam Nyawa Konsumen
-
BRI Hadirkan Tiga Reksa Dana Baru untuk Perkuat Solusi Investasi Nasabah
-
Kronologi Ibu di Pondok Pinang Ditarik hingga Pakaian Dalam Putus
-
Rumah di Kompleks TNI AD Cijantung Ternyata Jadi Sarang Judi Online, 11 Orang Diseret
-
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Ada Apa?