SuaraBekaci.id - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia, Kaesang Pangarep, berharap partainya dapat berkoalisi bahkan berpasangan dengan kader dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Pemilihan Wali Kota Bekasi 2024.
Diketahui, PKS telah mengusung Heri Koswara sebagai bakal calon wali Kota Bekasi. Sementara, PSI sendiri belum mengumumkan siapa sosok yang bakal didukung untuk maju dalam Pilkada Bekasi.
Sebelumnya, nama Kaesang Pangarep sempat diisukan bakal maju menjadi calon wali Kota Bekasi melalui PKB. Namun, rencana tersebut batal setelah Kaesang tak kunjung mengembalikan formulir pendaftaran penjaringan calon wali Kota Bekasi ke PKB.
Pengamat Politik dari Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi, Adi Susila, berpandangan bahwa tanpa kehadiran Kaesang, pasangan PKS dan PSI di Pilwalkot Bekasi tidak memiliki peluang besar untuk memenangkan pertarungan.
“Kalau cuma PSInya doang ya saya kira fifty-fifty ya, artinya yang lain masih bisa melawan,” kata Adi saat dihubungi SuaraBekaci.id, Rabu (10/7/2024).
Lain halnya jika Kaesang yang maju dalam Pilwalkot Bekasi. Adi mengatakan, anak bungsu presiden Joko Widodo alias Jokowi ini dinilai mampu menambah elektabilitas suara PKS di Pilkada.
“Suara Kaesang ini bisa menambah suara PKS, karena dia kan beda konstituen, jadi itu ideal si sebenarnya dari sisi elektabilitas,” imbuhnya.
Selain itu, kata Adi, jika Kaesang yang maju dalam Pilwalkot Bekasi peluang PKS dan PSI begitu besar. Sebab, dia meyakini ayah Kaesang yakni Jokowi tentu akan turut andil dalam kemenangan politik putranya.
“Faktor anak bapak presiden itu dan sangat berpengaruh besar. Yang paling penting itu dukungan dana pasti besar. Jadi seperti kasus pilpres kemarin mereka bisa menggunakan jasa konsultan politik yang top-top dan kredibel,” tandasnya.
Baca Juga: Chemistry Telah Tercipta, PKS Optimis Menangkan Pilkada Kota Bekasi Bersama PSI
Adapun, rencana koalisi dan duet kader PKS dengan PSI dalam Pilwalkot Bekasi, disampaikan Kaesang saat mendatangi Kantor DPP PKS, Jakarta, Senin (8/7) kemarin.
Kaesang mengatakan bahwa kolaborasi antara PSI dan PKS sudah terjadi pada Pilkada Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Di daerah tersebut, ada calon bupati yang diusung PKS dan wakilnya berasal dari PSI.
Selain itu, kolaborasi sedang dijajaki antara PSI dan PKS di Pilkada Kota Bekasi.
Dia pun berharap kolaborasi tersebut tidak hanya berhenti di dua daerah itu, melainkan juga di daerah-daerah lainnya. Menurutnya kolaborasi berkelanjutan perlu dilakukan demi kebaikan bangsa.
Kontributor : Mae Harsa
Berita Terkait
-
Chemistry Telah Tercipta, PKS Optimis Menangkan Pilkada Kota Bekasi Bersama PSI
-
Kaesang Sambangi Markas PKS, Ketua DPD PSI Kota Bekasi: Tunggu Arahan Anak Jokowi
-
Terungkap! Hal Ini yang Ternyata Membuat PSI dan PKS Mesra Jelang Pilkada Bekasi
-
Siapa Calon PSI yang Pas Dicocokan dengan Kader PKS di Pilkada Bekasi?
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Ekosistem UMKM Makin Kuat
-
5 Bencana Dihadapi Indonesia Saat Ini
-
Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei
-
Perkuat Layanan Digital bagi PMI, BRImo Taiwan Sabet Anugerah Inovasi Indonesia 2026
-
KPK Terbitkan Sprindik Baru Kasus Suap Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara, Siapa Tersangka Baru?