SuaraBekaci.id - Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani meminta seluruh kadernya yang ada di Jawa Barat (Jabar) membantu Prabowo-Gibran memenangi pemilihan presiden (Pilpres) satu putaran.
"Kita harus pastikan kader Gerindra di Karawang, di Jawa Barat, di seluruh Indonesia harus memastikan Prabowo menang satu putaran," kata Muzani dalam siaran pers kala menghadiri konsolidasi ratusan kader Gerindra Kabupaten Karawang seperti dikutip dari Antara.
Mazani menjelaskan kemenangan Prabowo-Gibran demi mempersatukan masyarakat yang saat ini berpotensi terpecah belah.
Baca Juga:
Bangga Terhadap Penampilan Ganjar saat Debat, Alam Langsung Kena Ulti: Ajarin Bapak Lo Sopan Santun!
Momen Alam Ganjar Kunjungi Tanah Kelahiran Eca Aura, Nikmati Beragam Kuliner Sampai Tak Berhenti Makan
Dia menilai saat ini banyak serangan berita bohong atau hoaks di media sosial yang bersifat tendensius. Isu-isu yang berkeliaran ini berpotensi mengiring opini yang memicu perpecahan di tengah masyarakat .
Karena kondisi tersebut, Muzani meminta kepada seluruh kadernya untuk menahan diri dan tidak terpancing menanggapi isu-isu tersebut.
"Kami berharap semua kader menahan diri, jangan mengancam. Jagalah ritme perjuangan kita karena sesungguhnya semua (capres) yang bertanding, berdebat adalah keluarga besar Indonesia," jelas Mazani.
Muzani pun yakin kemenangan Prabowo-Gibran akan menjadi pengikat antara pendukung untuk bersama-sama membangun bangsa.
"Menangnya Prabowo-Gibran satu putaran untuk menjaga Kebhinekaan dan Pancasila kita," kata dia.
Sementara itu, Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara (KSPN) menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di Hall utama Hotel Sutan Raja, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (14/1/2024).
Pada kesempatan tersebut, selain menggelar Rapimnas, KSPN rencananya akan menyatakan sikap dukungan kepada Calon Presiden (Capres) dan Wakil Presiden (Wapres) nomor urut 2 Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming.
"Ini bukan deklarasi tapi pernyataan sikap saja ya karena kita bukan partai politik," ujarnya kepada Suara.com
Baca Juga: Dilaporkan ke Bawaslu Dugaan Pelanggaran Kampanye, Ganjar Pranowo Bakal Kena Sanksi?
Menurut Tajudin, ada beberapa pertimbangan yang membuat KSPN menyatakan sikap kepada Prabowo, di antaranya program yang disiapkan seperti perluasan lapangan kerja, penambahan penghasilan hingga rumah pekerja.
"Kita menyampaikan dukungan ke Prabowo ini alasannya ada beberapa program yang kita pahami, diantaranya perluasan lapangan kerja, penambahan penghasilan, rumah pekerja dan lain sebagainya dan itu ada dalam visi misi Prabowo," ucapnya.
Berita Terkait
-
Dilaporkan ke Bawaslu Dugaan Pelanggaran Kampanye, Ganjar Pranowo Bakal Kena Sanksi?
-
Gegara Ini Bawaslu Kota Bekasi Hentikan Sementara Pemeriksaan Dugaan Pelanggaran Netralitas ASN
-
Ibu Camat Pondok Melati Dicecar 32 Pertanyaan Buntut Jersey 02, Dukungan untuk Prabowo Gibran?
-
Pamer Jersey Nomor 2, Camat Pondok Gede Klaim Tidak Sengaja: Gak Ada Hubungan dengan Capres
-
Dipanggil Bawaslu Dugaan Pelanggaran Netralitas, Camat Jatiasih: Bloon Kalau ASN Sampai Lakukan Itu!
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan
-
Asep Surya Atmaja Pimpin Kabupaten Bekasi hingga 2030
-
BRI Perluas Kemitraan Internasional, Buka Akses Pasar Global bagi Korporasi dan UMKM Indonesia
-
Polisi Tembak Polisi: Bharada Andika Resmi Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana
-
Misteri Aliran Dana Rp250 Juta ke PCNU, Begini Penjelasan KPK