SuaraBekaci.id - Butuh sekitar 53 menit bagi SuaraBekaci.id saat datang ke lokasi penemuan sumur minyak bumi yang kabarnya memiliki kandungan cadangan mencapai 92,7 juta barel.
Lokasi penemuan sumur minyak bumi berada di Kampung Gubug RT 1/RW 2 Desa Sukawijaya, Kecamatan Tambelang, Kabupaten Bekasi. Dari kawasan Harapan Mulya, SuaraBekaci.id menuju ke lokasi sumur minyak bumi dengan gunakan sepeda motor.
Menyusuri Jalan Perjuangan di Kota Bekasi menuju ke arah Desa Sukawangi melewati kawasan Perumahan Permata Zamrud Residence. Setelah sampai di Pasar Gabus, lurus terus melewati kantor Desa Srimahi.
Setelah melalui perjalanan hampir 1 jam, tiba di lokasi sumur minyak bumi yang tengah heboh ini. Di pinggir jalan ke lokasi sumur, terdapat plang warna biru yang bertuliskan, 'Lokasi Sumur EPN-001 0,5 Km'
Sepanjang menuju ke lokasi sumur, kondisi jalan yang dilalui sudah cukup baik. Jalanan sudah beraspal dan tidak banyak lubang. Menariknya, jika cek ke Google Map, lokasi Kampung Gubug tidak ditemukan.
Di lokasi sumur minyak bumi tersebut, terdapat kubangan air besar yang terletak di sisi kanan setelah melewati jembatan kecil.
Sejumlah aktivitas di sekitaran lokasi sumur minyak bumi terpantau dilakukan sejumlah orang.
SuaraBekaci.id berbincang dengan salah satu warga yang sawah miliknya terkena dampak dari penemuan sumur minyak tersebut.
Masdi (53) mengatakan bahwa lokasi sumur minyak itu sebenarnya sudah ditemukan sejak 10 tahun lalu. Ia menceritakan, sebelum ada penemuan sumur minyak, dirinya sudah aktif menggarap sawah milik sang adik seluas 5000 meter.
“Sawah memang kebetulan garapan saya itu kena pas lubang sumurnya pisan, pas garapan saya tanaman padi,” kata Masdi saat ditemui di kediamannya yang berjarak hanya sekira 600 meter dari lokasi Sumur East Pondok Aren (EPN)-001.
Kata Masdi, sebelum warga mengetahui adanya sumur minyak di wilayahnya, ada seseorang yang datang meminta izin untuk melakukan pengujian di lahan persawahan tersebut.
“Udah hampir puluhan tahun (informasi penemuan adanya sumur minyak), ada seperti di bom gitu dimasukin dinamit,” ucapnya.
“Pas ditaroin (dimasukan) dinamit, meleduk. Bergerak nih rumah-rumah banyak yang pada retak waktu 10 tahun (lebih) yang lalu pengecekan bahwa di bawah ada minyak,” tuturnya.
Kendati demikian, setelah itu sejumlah warga yang terdampak diberikan dana kompensasi dengan nominal sekira Rp300 ribu per KK.
“Dipanggil ke kantor desa udah lama itu sepuluh tahun ke sono lah pas ada pengeboman itu dinamit. Gak lama dikasih itu ke kantor desa, dikasih uang anu (kompensasi) tuh kan sawahnya pada dalem,” jelas Masdi.
Berita Terkait
-
Warga Tambelang Bekasi Ceritakan Awal Mula Penemuan Sumur Minyak: Ditaruh Dinamit Meleduk, Rumah Pada Retak
-
Miris! Kabupaten Bekasi dengan Sumur Minyak Bumi, Punya 2.997 Kasus Stunting
-
Temuan Sumur Minyak Bumi Bisa Bikin Bekasi Jadi Provinsi Terpisah dari Jabar?
-
Bekasi Kaya Minyak Bumi, Tapi Kok Masih Ada 3 Desa di Tambun yang Warganya BAB Sembarangan?
-
Bekasi Kaya Raya! Temuan Puluhan Juta Barel Minyak Bumi di Lokasi Ini Bikin Heboh
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
450 Ton Sampah Pasar Induk Kramat Jati Dibawa ke Bantar Gebang Bekasi
-
Polda Metro Jaya Lanjutkan 'Interogasi' Dr. Richard Lee dari Pertanyaan ke-74
-
BRI dan Kemenpora Bekali Atlet SEA Games 2025 dengan Literasi Keuangan untuk Masa Depan
-
Apresiasi Prestasi Indonesia Raih Posisi Runner-Up SEA Games 2025, BRI Salurkan Bonus Atlet Nasional
-
Ini Alasan Polda Metro Jaya Tidak Tahan dr Richard Lee