SuaraBekaci.id - Indonesia terpilih menjadi tuan rumah World Water Forum ke-10 tahun 2024. Kegiatan yang diinisiasi oleh World Water Council ini akan diselenggarakan di Bali pada 19-24 Mei 2024.
Kegiatan ini akan dihadiri oleh 10.000 delegasi dan 30.000 peserta termasuk partisipan, pengunjung pameran tentang air dan UMKM dari 172 negara yang terdiri dari unsur-unsur pemerintah, parlemen, swasta, akademisi, praktisi, asosiasi, dan masyarakat pada lingkup nasional dan internasional.
Kegiatan ini akan membahas tentang pengelolaan dan ketahanan persediaan air global. Selaku tuan rumah, Indonesia siap membuka diri untuk berkolaborasi mengatasi krisis air global.
Mengusung tema "Water for Shared Prosperity", ajang World Water Forum ke-10 akan digelar dengan beragam rangkaian acara seperti diskusi panel, fair and expo, cultural night, dan kegiatan menarik lainnya. Pada diskusi panel akan menghadirkan beragam subtema yakni Water for Humans and Nature, Water Security and Prosperity, Disaster Risk Reduction and Management, Governance, Cooperation and Hydro Diplomacy, Sustainable Water Finance, dan Knowledge and Innovation.
Presiden World Water Council (WWC), Loïc Fauchon mengaku optimistis Indonesia mampu menjadi tuan rumah dan mengajak seluruh elemen masyarakat global untuk menciptakan solusi bersama atas permasalahan air di dunia.
“Indonesia sebagai negara terbesar di kawasan Asia Tenggara diharapkan mampu menjadi panutan bagi negara-negara lain, terutama negara Asia Tenggara dalam hal pengelolaan air. Diharapkan 10th World Water Forum dapat dimanfaatkan sebagai ajang pertukaran informasi mengenai isu air dan menciptakan kesepakatan bersama mengenai pengelolaan air yang baik," ujar Loïc Fauchon.
Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono mengatakan, World Water Forum ke-10 menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk bisa saling bersinergi dengan berbagai pihak, baik dalam dan luar negeri.
"Kesempatan ini patut dimanfaatkan dengan maksimal untuk Indonesia 'unjuk gigi' di mata dunia dan meningkatkan kualitas infrastruktur pengelolaan air dalam negeri. Diharapkan ajang gelaran 10th World Water Forum dapat mengantarkan kita kepada masa depan yang lebih cerah," ujar Basuki.
Indonesia mengajak seluruh elemen masyarakat global untuk mengikuti forum ini. Kriteria peserta yang dapat mendaftarkan diri yakni pemimpin atau perwakilan organisasi internasional, perwakilan negara, aparat dalam negeri, akademisi, masyarakat sipil terutama generasi muda, dan perwakilan sektor swasta.
Berita Terkait
-
Di Usia 128 Tahun, BRI Mampu Ubah Tantangan Jadi Kekuatan
-
Tanya ke Masyarakat Apa BPJS, KIS dan KIP Mau Dilanjutkan? Gibran: Yang Lansia Kita Jaga Juga
-
UMK Kota Bekasi 2024 Rp5.343.430, Bisa Apa dengan Uang Segitu?
-
Kementerian BUMN RI dan BRI Resmikan Penyediaan Vending Machine untuk Pemasaran UMKM yang Lebih Mudah
-
Media Korsel Tebar Rumor Persib Tertarik dengan Park Hang-seo, Bagaimana Nasib Bojan Hodak?
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Harga Kripto Naik Turun, COIN Pilih Parkir Dana IPO Rp220 Miliar di Deposito dan Giro
-
Prabowo Cabut Izin Toba Pulp Lestari, INRU Pasrah dan di Ambang Ketidakpastian
-
Guncangan di Grup Astra: Izin Tambang Martabe Dicabut Prabowo, Saham UNTR Terjun Bebas 14%!
-
Emas dan Perak Meroket Ekstrem, Analis Prediksi Tren Bullish Paling Agresif Abad Ini
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
Terkini
-
Ini Penyebab Penyakit Campak di DKI Jakarta Belum Hilang
-
Rupiah Mendekati Rp17 Ribu per Dolar AS, 5 Hal Ini Perlu Dilakukan Warga Indonesia
-
Simak 5 Panduan Benar Unggah Foto Rumah Supaya Lolos KIP-Kuliah
-
Sosok Andy Dahananto Pilot Korban Kecelakaan ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung
-
28 KA di Jawa Batal Berangkat Akibat Banjir Jakarta dan Pantura