SuaraBekaci.id - Calon wakil presiden (Cawapres) nomor urut 2 Ganjar Rakabuming Raka bertanya ke masyarakat apa program-program kesehatan dari pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) seperti BPJS, KIS dan KIP dilanjutkan.
Menurut Gibran, program yang ia dan Prabowo Subianto tawarkan juga menambah sejumlah inisiatif antara lain keberlanjutan Kartu Indonesia Pintar (KIP) serta susu dan makan siang gratis untuk anak sekolah.
“Program-program seperti BPJS, KIS, dan KIP itu semua akan dilanjutkan. Setuju semua, ya? Nanti ditambahkan KIS khusus lansia. Tadi anak-anaknya kita jaga, yang lansia kita jaga juga,” kata Gibran saat temui masyarakat di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
Gibra Rakabuming Raka juga menegaskan bahwa pemberantasan stunting atau tengkes di wilayah itu akan diawasinya.
“Saya yakin di Cempaka Putih enggak ada yang stunting, ya? Sehat semua, ya? Yang stunting nanti biar dikawal dari posyandu, lurah, dan camat, tapi saya lihat anak-anaknya sehat semua,” ujarnya.
Ditegaskan oleh Wali Kota Solo itu bahwa pasangan capres dan cawapres nomor urut 2 alias Koalisi Indonesia Maju (KIM) fokus pada perluas dan perkuat inisiatif atau program yang dijalankan Presiden Joko Widodo.
Gibran tegaskan bahwa visi dan misinya bersama Prabowo Subianto berorientasi pada perbaikan.
Terkait Kartu Indonesia Sehat alias KIS serta pendanaan pesantren yang jadi fokus Prabowo-Gibran, Menteri Keuangan Sri Mulyani klaim bahwa dua program tersebut sudah ada di pemerintah Jokowi.
Namun, Prabowo-Gibran tegaskan bahwa mereka menyasar pada program KIS untuk para lansia. Selain itu dua program tersebut, pasangan capres cawapres nomor urut 2 ini juga tumbuhkan kemandirian, memperkuat reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta menciptakan lapangan kerja berkualitas.
Baca Juga: Survei Litbang Kompas Tempatkan Gibran Tertinggi di Jabar, Pengamat Unisma Bekasi: Gak Masuk Akal!
Prabowo-Gibran Hasil Survei Populi Center
Lembaga survei Populi Center merilis hasil survei terbaru capres-cawapres jelang debat Pilpres 2024. Dari hasil survei Populi Center ini tunjukkan soal capres-cawapres mana yang mampu diterima oleh kaum muda (kaum millenial dan gen z).
Dari hasil survei tersebut, pasangan Prabowo-Gibran masih jadi yang tertinggi sebagai pasangan Capres-Cawapres yang mampu diterima oleh kaum millenial dan gen z.
Pasangan nomor urut 2 ini meraih 47,2 persen suara pada Desember 2023 atau naik jika dibandingkan pada November 2023 yang memperoleh 45,9 persen.
Sementara pasangan Ganjar-Mahfud MD meraih 22,5 persen atau meningkat jika dibanding pada November 2023 yang meraup 23,3 persen. Sedangkan pasangan AMIN justru mengalami penurunan presentase.
Pasangan AMIN dari hasil survei Populi Center pada Desember 2023 hanya meraup 19,8 persen atau menurun jika dibanding November 2023 yang meraih 21,2 persen.
Tag
Berita Terkait
-
Survei Litbang Kompas Tempatkan Gibran Tertinggi di Jabar, Pengamat Unisma Bekasi: Gak Masuk Akal!
-
Ada 1160 Orang Bekasi Miskin Ekstrem, Siapa Capres-Cawapres yang Dianggap Mampu Turunkan Tingkat Kemiskinan?
-
Tak ada Persiapan Khusus Jelang Debat Pilpres 2024, Mahfud MD: Kita Pakai Hati Bukan Materi
-
Bekasi Didominasi Generasi Millennial, Survei Populi Center: Pasangan AMIN Terendah, Prabowo-Gibran Tertinggi?
-
Litbang Kompas: Muhaimin Iskandar Bersaing Ketat dengan Gibran di Jabar, Mahfud MD Ketinggalan Jauh
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Resmi Diumumkan! Ini Daftar 10 Nama Calon Komisioner KPAD Kabupaten Bekasi 2026-2031
-
Ahli Hukum Ini Sebut Kredit Bermasalah Tidak Serta-merta Tergolong Kejahatan
-
Perajin Batu Bata Bekasi Bisa Cuan Besar! Ini Peluang Emas Program Gentengisasi Prabowo
-
Polisi Ringkus Pengedar Bawa 759 Butir Tramadol di Bekasi