SuaraBekaci.id - Talenta pemain keturunan Indonesia belakangan jadi perhatian publik. Salah satunya ialah pemain berdarah Bekasi yang kini berstatus tanpa klub, Hugo Kemppainen.
Hugo adalah kakak dari Veikko Kemppainen. Ibu dari dua pemain ini merupakan orang Bekasi, Jawa Barat yang memiliki darah Ambon. Ia lahir dan besar di Bekasi sebelum akhirnya menikah dengan ayah dari Veikko.
Sementara nama Kemppainen yang melekat merupakan salah satu nama fam yang cukup populer di Finlandia. Kuat dugaan ayah dari Veikko memiliki nama Kemppainen.
Jika Veikko sempat jadi sorotan karena dipanggil untuk ikuti pemusatan latihan tim U-16 Finlandia, sang kakak justru alami nasib berbeda.
Hugo Kemppainen sejak 1 Januari 2023 berstatus pengangguran atau tanpa klub. Padahal Hugo masih berusia sangat muda yakni 23 tahun.
Klub terakhir Hugo tercatat ialah Kuopion Palloseura II yang bermain di kasta ketiga Liga Finlandia. Dikutip dari data Transfermarkt, Hugo bermain di KuPS II sejak Juli 2022.
Menariknya, Hugo tercatat sempat berkarier di Liga Ekuador. Pada 2021, Hugo bermain di Liga Ekuador bersama klub River FC. Ia hanya bertahan selama 1 tahun di Ekuador.
Karier Hugo sendiri dimulai saat ia bermain di klub Finlandia, Pallo-Kissat. Pemain berposisi sebagai bek tengah itu memang memiliki catatan tidak cukup baik.
Sepanjang karier profesionalnya, Hugo tercatat hanya melakoni 13 pertandingan di semua kompetisi di Finlandia. Dari 13 caps, itu ia sumbang 2 gol.
Baca Juga: Gawat! Jepang Diperkuat Pemain Keturunan di Piala Dunia U-17 2023, Siapa Dia?
Hugo kelahiran Espoo, Finlandia pada 24 Mei 2000. Selain memiliki darah Finlandia dan Indonesia, pemain bertinggi badan 1,93 m itu juga punya garis keturunan Amerika Serikat.
Karier sang Adik Veikko
Sebelumnya, sosok sang adik, Veikko Kemppainen sempat jadi sorotan jelang dihelatnya Piala Dunia U-17 2023. Veikko dianggap cukup layak untuk bisa membela Timnas Indonesia U-17.
Saat ini, Veikko bermain di Amerika Serikat (AS) bersama tim akademi Weka FC yang berkompetisi di MLS Next Pro 2023. Selama bermain di Weka FC, Veikko sumbang 1 gol dan empat assist dari 23 caps.
Posisi Veikko Kemppainen sendiri di Weka FC adalah bek tengah, meski beberapa kesempatan ia ditempatkan sebagai gelandang bertahan. Pada pertengahan Juli lalu, nama Veiko masuk dalam pemain yang dipanggil oleh tim U-16 Finlandia.
"Veikko Kempainen (16) mendapat panggilan dari Timnas Finlandia U-16 yang saat ini tengah menggelar pemusatan latihan (TC)" bunyi informasi yang diunggah akun @Footballtalentnesia seperti dikutip SuaraBekaci.id, Sabtu (14/10).
Tag
Berita Terkait
-
Stadion GBT Perketat Keamanan Jelang Piala Dunia U-17 2023, Pasang 7 Kamera 360 Derajat
-
Timnas Panama U-17 Mulai Gelar Latihan di Surabaya Jelang Piala Dunia U-17 2023
-
Komentar Bijak Eks Timnas Indonesia usai Anaknya Gagal Bela Garuda Asia di Piala Dunia U-17 2023
-
Profil Raphael Maitimo, Eks Timnas Indonesia yang Bantu Kanada di Piala Dunia U-17 2023
-
Mantan Pemain Timnas Indonesia Bantu Kanada di Piala Dunia U-17 2023, Intip Tugasnya
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Dukung Kemajuan Olahraga Nasional, BRI Raih Penghargaan Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Organisasi Kurator Kelima Diakui Pemerintah, Siap Perkuat Profesi dan Kolaborasi Hukum
-
Main Mata di Pilkades, ASN Bekasi Kena Sanksi Ini
-
Terima Suap Rp11,4 Miliar, Hak Politik Ade Kuswara Kunang Dicabut 10 Tahun
-
Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang 14 Tahun Mengawal Ekonomi Masyarakat