SuaraBekaci.id - Data terbaru dari Dinas Sosial (Dinsos) Karawang mencatat ada sebanyak 8700 warga penyandang disabilitas di sejumlah kecamatan. Data ini yang secara global tercatat Dinsos Kabupaten Karawang.
"Ada 8.700 penyandang disabilitas saat ini yang secara global terdata di Dinsos Kabupaten Karawang," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Karawang, Ridwan Salam.
Menurut Ridwan Salam, pihak Dinsos masih terus melakukan pembaruan data terhadap warga Karawang penyandang disabilitas.
Pendataan ini menurutnya sebagai bahan untuk pemerintah mengeluarkan kebijakan, khususnya yang berkaitan dengan masyarakat dari kalangan disabilitas.
"Kegiatan pendataan itu tidak mudah, karena cukup banyak jenis disabilitas. Jadi dalam melakukan pembaharuan data itu, kami akan menggandeng beberapa pihak yang dibekali kemampuan pengetahuan tentang disabilitas," jelasnya.
Banyaknya penyandang disabilitas di Karawang ini, Plt Bupati Karawang Aep Syaepuloh meminta pelaku usaha memberikan kesempatan penyandang disabilitas untuk bisa bekerja.
Menurut Aep, penyandang disabilitas memiliki hak yang sama untuk bisa bekerja dan hal ini juga menjadi tanggung jawab pemerintah.
Ia menyampaikan bahwa pemerintah berkewajiban memfasilitasi serta memberikan perlindungan terhadap disabilitas, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Penyandang Disabilitas.
Untuk sementara ini, pihaknya menuntut komitmen pihak perbankan yang ada di Karawang, termasuk rumah sakit dan hotel, agar bisa menyerap tenaga kerja dari kalangan disabilitas. [Antara]
Baca Juga: Jadwal Kampanye 2024, Mahfud MD Senin Sore Dijadwalkan Akan Datang ke Bekasi Timur
Berita Terkait
-
Jadwal Kampanye 2024, Mahfud MD Senin Sore Dijadwalkan Akan Datang ke Bekasi Timur
-
Sejarah KH Noer Ali Singa Karawang-Bekasi yang Acara Haulnya Disambangi Anies Baswedan
-
Kaum Pekerja Ungkap Beratnya Punya Tempat Tinggal, Prabowo-Gibran Janjikan Rumah Murah
-
UMK Kota Bekasi 2024 Rp5.343.430, Bisa Apa dengan Uang Segitu?
-
Alun-alun Karawang yang Dibangun dengan Duit Rp17 M Ditutup Sementara, Salah Siapa?
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi
-
Hampir 500 Petinju Ramaikan Kejurnas 2026, Hillary Brigitta Lasut Soroti Perjuangan Atlet
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan