SuaraBekaci.id - Tri Adhianto resmi melepas jabatannya sebagai wali kota Bekasi. Kementerian dalam negeri (Kemendagri) kemarin, Rabu (20/9) resmi mengangkat Pj Wali Kota Bekasi, Raden Gani Muhammad.
Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri RI Nomor 100.2.1.3-3871 Tahun 2023 tentang Pengesahan Pemberhentian Wali Kota Bekasi, masa jabatan Tri Adhianto telah selesai.
Posisi Tri digantikan oleh Gani berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri RI Nomor 100.2.1.3-3725 Tahun 2023 tentang Pengangkatan Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi.
Gani dilantik oleh Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin di Aula Gedung Sate, Kota Bandung. Gani dalam keterangan yang diterima memohon dukungannya untuk bisa bekerja membangun kota Bekasi.
Gani juga berjanji akan meningkatkan pelayanan publik dan meneruskan program pembangunan yang sudah dijalankan oleh jajaran Pemkot Bekasi.
Lantas siapa Raden Gani Muhammad? Seberapa besar harta kekayaan Raden Gani Muhammad?
Pj Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhammad lahir di Bandung pada 18 Agustus 1969. Ia saat ini menjabat sebagai Kepala Biro Hukum Kemendagri RI.
Sebelum menjabat sebagai Pj Wali Kota Bekasi, Gani sempat menjadi Pj Bupati Sukabumi selama 3 bulan. Jabatan itu diembannya pada 25 September 2020 hingga 5 Desember 2020.
Sebagai ASN, Gani memiliki harta kekayaan mencapai Rp3 miliar sesuai dengan data dari LHKPN.
Baca Juga: Digeruduk Netizen Gegara Air PAM Terganggu, Wali Kota Bekasi Ketar Ketir Buka Instagram
Dikutip dari data elhkpn.kpk.go.id, pada periode 2019, harta Gani mencapai 3.075.000.000, tidak memiliki utang.
Sementara itu untuk alat transportasi, Gani memiliki Honda Honda HRV 2018 senilai Rp 235.000.000 dan motor Royal Enfield Classic 2014 dengan hasil sendiri.
Menariknya harta Gani menyusut dari 2019 ke 2022. Pada periode 2022, harta Gani tercatat hanya 2.980.000.000 dan tidak memiliki utang.
Selain itu, dari harta kekayaan Raden Gani Muhammad, harta berupa kas dan setara kas dari periode 2019 sampai 2022 mengalami penurunan sebesar Rp 100.000.000.
Berita Terkait
-
Viral Video Ormas Bentrok di Setu Bekasi, Massa Saling Pukul
-
Satu Orang Tewas Akibat Bentrok Ormas di Bantargebang Bekasi, 39 Orang Ditangkap Polisi
-
Bentrok Ormas di Depan Polsek Setu Bekasi Merembet hingga Bantargebang, Diduga 1 Orang Tewas
-
Viral Aksi Bullying dengan Kekerasan Pelajar SMP Berkedok Penataran ke Adik Tingkat
-
Bentrok Ormas di Depan Polsek Setu Bekasi, Ratusan Orang Ditangkap, Diduga Jatuh Korban
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Ironi di Fakultas Hukum UI: Saat Tempat Belajar Keadilan Jadi Sarang Kekerasan Seksual
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Resmi Diumumkan! Ini Daftar 10 Nama Calon Komisioner KPAD Kabupaten Bekasi 2026-2031
-
Ahli Hukum Ini Sebut Kredit Bermasalah Tidak Serta-merta Tergolong Kejahatan
-
Perajin Batu Bata Bekasi Bisa Cuan Besar! Ini Peluang Emas Program Gentengisasi Prabowo