SuaraBekaci.id - Ratam, Ketua RT dilingkungan Kontrakan di Villa Mutiara Gading, Tarumajaya, Kabupaten Bekasi yang diduga jadi tempat penampungan pendonor ginjal manusia ilegal, mengungkap ciri-ciri salah satu penghuni kontrakan bernama Muhamad Akmal.
“Kulitnya putih, rambutnya agak pirang, masih muda 21 tahun kalau gak salah,” kata Ratam, kepada SuaraBekaci.id, Jumat (23/6).
Muhamad Akmal diketahui menjadi orang yang mulanya dicari oleh polisi, sebelum penggerebekan di kontrakan itu terjadi pada Senin (19/6) dini hari.
Kata Ratam, jika dilihat dari logat bicaranya, Muhamad Akmal terlihat seperti warga yang berasal dari luar pulau Jawa.
“Dia sendiri orang seberang (pulau) sih, kayanya kalau gak Sulawesi atau Kalimantan,” ucapnya.
Ratam mengaku, tidak mengetahui secara detail latar belakang dari pria yang dicari polisi itu. Bahkan, dirinya baru mengenal Muhamad Akmal beberapa jam sebelum penggerebekan terjadi.
“Muhamad Akmalnya enggak (lapor ke RT), karena mungkin dia susulan dari penghuni sebelumnya,” ujarnya.
Saat pertama kali ditemui, Muhamad Akmal mengaku bekerja di daerah Kalimalang. Namun, Ratam tidak menanyakan lebih detail terkait pekerjaan apa yang digeluti oleh penghuni kontrakan itu.
Sementara, salah satu Warga, Said (60) mengatakan kontrakan yang diduga jadi tepat penampungan ginjal itu dihuni oleh sekitar 5-7 orang. Kebanyakan dari mereka yang tinggal, berbicara dengan logat Jawa.
Baca Juga: Kontrakan di Tarumajaya Jadi Tempat Penampungan Ginjal Manusia, Ketua RT Beberkan Fakta Lain
“Kebanyakan Jawa (logatnya) yang didengerin aja kalau ngobrol pakai bahasa jawa,” kata Said.
Penghuni kontrakan itu memiliki ciri-ciri fisik yang berbeda-beda. Namun, Said menyebut dirinya tidak begitu memperhatikan satu persatu, karena pengontrak itu memang selalu berganti-ganti orang.
“Ada yang putih, tinggi, ada yang agak pendek. Cowo, ada cewe satu,” jelasnya.
Kontributor: Mae Harsa
Tag
Berita Terkait
-
Kontrakan di Tarumajaya Jadi Tempat Penampungan Ginjal Manusia, Ketua RT Beberkan Fakta Lain
-
Geger Kasus Perdagangan Ginjal Manusia di Bekasi, Mabes Polri: Libatkan Jaringan Internasional
-
Jual Beli Organ di Bekasi Diduga Jaringan Internasional, Ginjal Dihargai Ratusan Juta
-
Ungkap Kasus Perdagangan Ginjal Manusia di Bekasi, Mabes Polri Sebut Libatkan Jaringan Internasional
-
Kronologi Ayah Ibnu Jamil Wafat, 2 Kali Stroke hingga Gangguan Ginjal
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Dukung Kemajuan Olahraga Nasional, BRI Raih Penghargaan Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Organisasi Kurator Kelima Diakui Pemerintah, Siap Perkuat Profesi dan Kolaborasi Hukum
-
Main Mata di Pilkades, ASN Bekasi Kena Sanksi Ini
-
Terima Suap Rp11,4 Miliar, Hak Politik Ade Kuswara Kunang Dicabut 10 Tahun
-
Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang 14 Tahun Mengawal Ekonomi Masyarakat