SuaraBekaci.id - Warga yang tinggal di RT 06 dan RT 02, RW 01 Kelurahan Duren Jaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi harus merasakan berjibaku dengan banjir selama hampir 3 tahun terakhir.
Pemukiman warga itu tepatnya berada di samping Pasar Baru, Kota Bekasi. Jika berkendaraan motor, jarak pemukiman ini ke kantor Pemkot Bekasi hanya 2,7 kilometer.
Menurut salah satu warga RT 02, Kaman (59) genangan air di wilayahnya telah terjadi dari tahun 2020 hingga saat ini.
"Dari tahun 2020 mah emang udah mulai banjir," kata Kaman kepada awak media.
Kaman menjelaskan untuk jika banjir sudah melanda di kawasan RT 02, warga harus menggunakan pompa untuk menyedot air agar tidak masuk ke dalam rumah.
Namun kata Kaman, meski sudah menggunakan pompa untuk menyedot air, ketinggian banjir masih cukup mengkhawatirkan yakni semata kaki orang dewasa. "Pompa harus nyala, surut paling semata kaki lah," katanya.
Hari ini, Jumat (3/3), pemukiman di RT 02 masih terdampak banjir karena intensitas hujan yang cukup tinggi melanda Bekasi dalam beberapa hari terakhir.
Menurut Kaman, ketinggian air untuk hari ini bisa sepinggang orang dewasa. "Segini lah (perut), nyampe semeter lebih," katanya.
Sementara itu, warga di RT 06, Lia (50) mengatakan bahwa di tahun ini rumah miliknya sudah terendam banjir hampir dua pekan.
Baca Juga: Sepekan Lebih Perumahan Villa Kencana Cikarang Terendam Banjir, Begini Kondisinya Hari Ini
"Tergenang banjir (tahun) ini sudah 13 hari," kata Lia saat ditemui SuaraBekaci.id
Dia mengatakan, intensitas hujan yang tinggi di Kota Bekasi justru lebih memperburuk pemukiman warga Rt 06.
"Jadi kalau ujan bertambah. Kalau itu (ketinggian air) bekasnya di tembok, kalau gak ujan enggak surut. Enggak ada tuh kata surut," katanya.
Lia menyebut bahwa saat ini dirinya harus tinggal di loteng rumahnya, karena air sudah masuk ke lantai 1 rumah.
"Kan ada lantai dua, saya juga ada kamar mandi di atas juga. dulu bapak saya beli engga pernah banjir," kata Lia.
Meski kejadian ini banjir ini telah merendami dua pemukiman tersebut, Lia mengatakan bahwa dirinya sudah mengeluhkan permasalahan ini kepada aparat setempat.
Tag
Berita Terkait
-
Sepekan Lebih Perumahan Villa Kencana Cikarang Terendam Banjir, Begini Kondisinya Hari Ini
-
Penampakan Gedung Sekolah di Bekasi yang Terendam Banjir, Kegiatan Belajar Dilakukan Daring
-
Angin Puting Beliung Terjang Tambun, 19 Rumah Alami Rusak Berat
-
101.568 Warga Terdampak Banjir di Kabupaten Bekasi, Tiga Orang Meninggal Dunia
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Bukan Sekadar Event, Ini Cara Specteve Membuktikan Bekasi Punya Identitas Kultural
-
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Eksploitasi Anak
-
Kemendagri Percepat Dokumen Kependudukan Keluarga Korban Kecelakaan KRL
-
Tersangka Pencabulan 50 Santriwati di Pati Belum Ditahan, KPAI: Pelaku Harus Dihukum Berat!
-
130 Sekolah Dasar di Kabupaten Ini Tidak Punya Kepala Sekolah