SuaraBekaci.id - Warga Desa Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi dihebohkan dengan penemuan satu keluarga tidak sadarkan diri di rumah kontrakan sekitar pukul 07.00 WIB pada, Kamis (12/01/2023).
Pemilik kontrakan menyebut korban baru menempati bangunan miliknya sekitar satu bulan. Rumah itu ditempati oleh empat orang dewasa dan satu anak di bawah umur.
Salah satu tetangga korban, Ami (60) menyebut salah satu penghuni kontrakan yang seorang ibu, sempat mengucap pamit kepada dirinya.
"Iya kemaren sore lah ngomong 'pamit ya mak, takut emak kehilangan'," kata Ami.
Ami menambahkan bahwa pada kemarin sore, empat orang dari satu keluarga itu sempat berkunjung ke rumahnya untuk menonton pertandingan BRI Liga 1 antara Persib vs Persija di layar kaca.
Ami menuturkan bahwa satu keluarga di rumah tersebut terdiri dari satu orang ibu beserta ketiga anaknya serta keponakan dari si ibu.
"Iya jadi itu ada lima, satu ibu terus keponakannya, nah yang tiga itu anaknya," ungkap Ami.
Sementara pada pagi ini, Ami mengatakan bahwa ia tak melihat si ibu itu lewat di warungnya. Padahal kata Ami, biasanya sekitar pukul 09:00, si ibu lewat untuk membeli nasi uduk atau ke warteg.
"Biasanya jam 9 pagi suka lewat sini, ke depan untuk beli nasi uduk atau ke warteg. Setelah itu mampir ke sini untuk beli cemilan anak-anaknya,"
Baca Juga: Warga Bantargebang Dibuat Geger Karena Ada Satu Keluarga Terkapar di Dalam Rumah
Sementara itu, Kapolsek Bantar Gebang Kompol Samsono, bahwa dari lima orang yang ditemukan tak sadarkan diri, dua orang dinyatakan meninggal dunia.
"Saat ini meninggal dua orang di rumah sakit," ucap Samsono.
Menurut Samsono, setelah selesai olah TKP, petugas membawa sejumlah barang bukti seperti KTP dan ponsel dari dalam kontrakan.
Samsono menambahkan bahwa selain barang bukti yang dibawa, terdapat bekas makanan yang dibawah untuk dilakukan oleh pihak Dinas Kota (Dinkes) Bekasi.
"Bekas makanan tadi dibawa sama Dinkes, sedang di lidik," ujar Samsono.
Kontributor : Danan Arya
Berita Terkait
-
Warga Bantargebang Dibuat Geger Karena Ada Satu Keluarga Terkapar di Dalam Rumah
-
Satu Keluarga di Bekasi Tak Sadarkan Diri: Dua Orang Tewas, Polisi Temukan Benda Ini di TKP
-
Geger Satu Keluarga di Bekasi Ditemukan Tak Sadarkan Diri, Saksi: Mulut Keluarkan Busa
-
Besok Jenazah Korban Mutilasi Ecky Listiyanto Akan Dimakamkan di TPU Jagakarsa
-
Ada Korban di Bekasi karena Chiki Ngebul, Politikus PKS: Pemerintah Harus Turun ke Lapangan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Tersangka Pencabulan 50 Santriwati di Pati Belum Ditahan, KPAI: Pelaku Harus Dihukum Berat!
-
130 Sekolah Dasar di Kabupaten Ini Tidak Punya Kepala Sekolah
-
Tembok Sekolah di Jakarta Selatan Roboh, Bagaimana Nasib Siswa?
-
Hillary Brigitta Lasut Semprot Amien Rais: Serangan ke Teddy Bukan Kritik, Tapi Fitnah
-
KAI Buka Layanan Klaim Pengobatan Korban Insiden Bekasi Timur: Ini Syarat dan Caranya