SuaraBekaci.id - Seorang wanita YR (26) di Pondokgede, Bekasi, Jawa Barat mendapatkan tindak penganiayaan oleh mantan kekasihnya pada 18 Desember 2022.
Akibat tindak kekerasan tersebut, wanita yang bekerja di salah satu toko frozen food itu alami luka serius di bagian kepala.
Korban menceritakan bahwa tindak penganiayaan yang dilakukan oleh mantan pacarnya, ketika YR sedang bekerja.
"Itu terjadi tanggal 18 Desember sehabis magrib di toko saya kerja," kata YR saat dikonfirmasi, Rabu (21/12/2022).
YR mengaku bahwa ia baru lima bulan menjalin hubungan asmara dengan pelaku. Selama menjalin berpacara itu, YR mengaku kerap mendapat perlakuan tak wajar dari pelaku.
"Cacian, pukulan, ancaman semua ada. Hp saya yang lama hilang soalnya dulu ada bukti banyak dia ngancem saya," sambung YR.
Karena sering diperlakukan kasar, YR mencoba mengakhiri hubungannya, dirinya mencoba membohongi pelaku dengan berpura-pura memiliki pacar baru.
"Iya, padahal saya cuman bohong (punya pacar baru) buat dia enggak ganggu lho maksudnya," kata YR.
Mendapat alasan dari korban bahwa ia sudah memiliki pacar baru rupanya malah menyulut emosi dari pelaku. Malam sebelum kejadian YR mengungkap sempat berselisih paham melalui pesan singkat.
"Lewat chatingan. Udah ribut-ribut ancaman mau nyamperin ke toko tuh mau bunuh. Berlanjut di siang harinya dan jam satuan siang dia beneran dateng ke toko," ucapnya.
Awalnya YR bisa meredam emosi dari pelaku saat pertama datang ke toko tempatnya bekerja. Namun, pelaku kembali datang.
Pada kedatangan kedua kali itu, emosi pelaku semakin tidak terkontrol.
"Akhirnya jam tigaan sore saya anterin dia pulang. Karena sudah baikan saya balik lagi ke toko," ucapnya.
"Ribut lagi dichat masalah sama, sampai tiba-tiba dia datang lagi sendiri naik motor, nah di situ udah panas banget tuh dia." sambungnya.
Setelah sempat mencaci maki korban, pelaku kemudian melanjutkan dengan aksi kekerasan kepada korban.
Berita Terkait
-
Kasus Gratifikasi PSN Sudah Berjalan dari Tahun Lalu, Mengapa Kejari Kabupaten Bekasi Belum Tetapkan Tersangka?
-
Penampakan Miras dan Rokok Ilegal yang Dimusnahkan Bea Cukai Bekasi, Negara Rugi Miliaran Rupiah
-
Terancam Penjara Akibat Spam, Perempuan Ini Kirim 1.000 Pesan Teks ke Mantan Pacar
-
Amuk Massa di Jatimulya Bekasi Tewaskan Pelaku Pencurian Mobil, Saksi Ungkap Kronologis Kejadian
-
Desy Ratnasari Beberkan Alasan Gagal Menikah Dengan Irwan Mussry: Saya Yakin Itu Takdir Allah
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Daftar Jaksa Diperiksa KPK Terkait Dugaan Suap Bupati Bekasi Non Aktif Ade Kuswara Kunang
-
Sengketa Lahan di Cikarang: Pemkab Bekasi Lawan Warga, Diduga Ada Mafia Tanah
-
450 Ton Sampah Pasar Induk Kramat Jati Dibawa ke Bantar Gebang Bekasi
-
Polda Metro Jaya Lanjutkan 'Interogasi' Dr. Richard Lee dari Pertanyaan ke-74
-
BRI dan Kemenpora Bekali Atlet SEA Games 2025 dengan Literasi Keuangan untuk Masa Depan