SuaraBekaci.id - Pemerintah Kota Bekasi menganggarkan hewan ternak dengan nilai mencapai Rp 4,3 miliar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2021.
Berdasarkan situs Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Bekasi, tender bernama 'Pengadaan Bahan dan Perlengkapan Budidaya Domba/Kambing'.
Nilai pagi paket tersebut bernilai Rp 4.380.000.000 dan nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) paketnya Rp 4.379.496.000 dengan nilai terkoreksi Rp 4.304.099.580
Dalam situs LPSE juga menyebut CV Karya Imanuel Utama sebagai pemenang pelelangan pengadaan bahan dan perlengkapan budidaya domba/kambing.
Baca Juga: Shin Tae-yong Minta Proses Naturalisasi Pemain Keturunan Dikebut
SuaraBekaci.id masih mencoba mengkonfirmasi Kabid Perternakan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan, Wadi terkait rincian paket Pengadaan Bahan dan Perlengkapan Budidaya Domba/Kambing.
Sebelumnya, publik Bekasi dibuat heboh dengan anggaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi terkait anggaran fantastis untuk pembuatan kandang kambing/domba.
Pengadaan anggaran itu diketahui lewat situs Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Bekasi. Dalam situs tersebut tercatat anggaran untuk pembuatan kandang kambing/domba sebesar Rp2,300 miliar.
Dari keterangan situs, sumber dana dari APBD kota Bekasi tahun anggaran 2021. Kode tender tercatat 18199359, dengan nama tender Pengadaan Kandang Domba/ kambing.
Tender itu sendiri sudah dibuat pada 6 September 2021. Dari keterangan di situs, tertulis tender sudah selesai.
Baca Juga: Gedung Papak hingga Bahasa Pergaulan jadi Bukti Akulturasi Tionghoa di Bekasi Memperkaya Budaya
Tender tersebut dimenangkan dengan nilai harga terkoreksi sebesar RpRp1.907.315.630.
Plt Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto menegaskan anggaran kandang kambing senilai Rp 2.3 miliar merupakan informasi yang salah.
"Satu kandang kambing ditaksir biayanya 19 juta untuk 100 kandang. Jadi sekitar 1,9 M. Informasi ini harus diluruskan. Bukan 2,3 M," katanya, Jumat (28/1/2022).
Kontributor : Imam Faisal
Berita Terkait
-
Resmi! Buntut Kasus Pagar Laut, Nusron Copot 5 Orang Pegawai BPN Bekasi, 1 Dipecat
-
Diperiksa Bareskrim, Kades Segarajaya Ngaku Tak Tahu Soal Pagar Laut Bekasi
-
Etawanesia, Susu Etawa Rekomendasi Dokter: Rahasia Sehat untuk Sendi dan Pernapasan
-
Blak-blakan Nusron Wahid Keterlibatan Oknum BPN di Kasus Pagar Laut Bekasi, Pejabat hingga Level Kasi
-
Nusron Wahid Ungkap Siapa Saja Oknum BPN 'Pemain' di Kasus Pagar Laut Bekasi: Besok Saya Umumkan
Terpopuler
- Nikita Mirzani Tak Terima Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara: Masa Lebih Parah dari Suami Sandra Dewi
- Viral Video Hadirin Tak Tepuk Tangan Saat Nama Jokowi Disebut, Netizen: Orang Semakin...
- Mengintip 4 Mobil Sherly Tjoanda yang Jadi Gubernur Terkaya Indonesia
- Ayah Kandung El Barack Sempat Telepon Keluarga Jessica Iskandar, Vincent Verhaag: Dia Harus Temui Aku Dulu
- Striker Keturunan Yugoslavia Kirim Kode ke Patrick Kluivert: Usia Saya Tidak Muda Lagi, Tapi Saya Masih Kuat
Pilihan
-
Megawati Hangestri Tampil Menawan, Red Sparks Hempaskan GS Caltex
-
Perbandingan Spesifikasi Infinix Hot 50 Pro+ vs Redmi Note 14, Duel HP 4G Rp 2 Jutaan Terbaru
-
Kisah di Balik Kedipan Lampu Strobo, Beda Warna Beda Arti
-
Perbandingan Spesifikasi Realme C75 vs Redmi Note 14, Duel Sengit HP 4G Rp 2 Jutaan
-
Buntut Ricuh Lawan Persib, Persija Jakarta Dapat Sanksi Berat, Ini Daftarnya
Terkini
-
Sebelum Ditahan KPK, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Sempat Datangi Rumah di Bekasi
-
Patuhi Titah Megawati, Walkot Bekasi Tri Adhianto Pilih Lakukan Kegiatan Ini
-
Mengembangkan Ekosistem Kerajinan Bambu: Perjalanan Bambu Tresno Bersama BRI UMKM EXPO(RT) 2025
-
Didemo Murid Sendiri, Kepsek MAN 2 Kota Bekasi Akui Gedung Bocor dan Rusak
-
Muda dan Berani! 850 Siswa MAN 2 Kota Bekasi Demo Transparansi Dana Sekolah