SuaraBekaci.id - Kabar bagus datang dari legenda timnas Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto. Mantan pemain yang terkenal dengan sebutan si Kurus itu mengaku bahwa ia ditunjuk menjadi asisten pelatih di klub Italia, FC Como.
Hal ini diakui oleh Kurniawan saat menjadi bintang tamu di kanal Youtube, AkurasiTV, Kamis (13/1/2022).
"Alhamdulillah. Saya datang mulai datang tanggal 2 Desember di Indonesia karena ingin apply visa ke Italia cuma karena Omicron, workpermit di Italia lagi gak keluarin, jadi lagi tungguin," ucap Kurniawan Dwi Yulianto.
"Como ini kan satu ini dengan Garuda Select. Jadi kemarin buat visa ke UK, jadi diberbantukan dulu di Garuda Select sambil menunggu workpermit ke Italia," tambahnya.
Como FC sendiri saat ini bertengger di peringkat ke-11 klasemen Serie B dengan mengoleksi 25 poin. Hasil dari 6 kali menang, 7 kali imbang dan 5 kali kalah.
Di Como FC, Kurniawan akan bekerja bersama dengan pelatih Giacomo Gattuso. Sejak 2019, nama klub Como sudah menarik perhatian publik sepak bola Indonesia.
Hal ini lantaran Como FC diakuisisi oleh salah satu perusahaan milik Indonesia yakni Djarum Group. Saat itu Grup Djarum telah mengambil alih saham Como 1907 dari pemilik sebelumnya melalui anak perusahaan, SENT Entertainment, yang berbasis di Inggris pada awal April 2019.
Klub berjuluk I Lariani ini sendiri merupakan salah satu klub tua yang sudah berdiri sejak 1907. Namun badai finansial sempat beberapa kali membuat klub ini gulung tikar.
Pada Desember 2004, klub ini dinyatakan bangkrut. Tidak ada investor yang mau menyuntikkan dana ke klub ini. Musim 2005-06, Como bermain di Serie D Italia.
Sebagai salah satu klub tua di Italia, Como tercatat pernah dibela oleh sejumlah pemain beken seperti gelandang Inter Milan, Nicolò Barella.
Meski berstatus sebagai salah satu klub tertua di Italia, prestasi tertinggi Como hanya mampu menjadi kampium di Serie B yakni di musim 1948–49, 1979–80, 2001–02.
Sedangkan untuk bermain di pentas Serie A, Como pertama kali melakukannya pada musim 1949-50 dan terakhir pada musim 2002-03. Prestasi terbaik Como di Serie A sendiri pada 1950, saat itu mereka memuncaki peringkat ke-6.
Berita Terkait
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
- Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan
-
Asep Surya Atmaja Pimpin Kabupaten Bekasi hingga 2030
-
BRI Perluas Kemitraan Internasional, Buka Akses Pasar Global bagi Korporasi dan UMKM Indonesia
-
Polisi Tembak Polisi: Bharada Andika Resmi Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana
-
Misteri Aliran Dana Rp250 Juta ke PCNU, Begini Penjelasan KPK