SuaraBekaci.id - Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi Golkar Dariyanto mengatakan belum memutuskan siapa yang akan mengisi jabatan Wakil Wali Kota Bekasi.
"Kita belum membicarakan masalah pergantian ataupun definitip dari Wali Kota ataupun Wakil Wali Kota," jelasnya saat dikonfirmasi, Jumat (7/1/2022).
Dia juga mengatakan pihaknya masih menunggu hasil persidangan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi yang saat ini sudah ditetapkan oleh KPK.
"Dikarenakan prosesnya sendiri untuk pembentukan kepala daerah difinitip itu harus permasalahan hukumnya dalam hukum tetap," katanya.
Selain itu, pihaknya juga masih berusaha untuk menyatukan Partai Golkar di Kota Bekasi
"Kita masih konsen terhadap permasalahan yang ada saat ini dan terus berkonsulidasi untuk tetap mensolidkan Partai Golkar Kota Bekasi," jelasnya.
Sebelumnya, Dariyanto mengatakan terkejut dan masih tidak percaya dengan penangkapan Rahmat Effendi.
"Terus terang saya shock banget, sampai sekarang pun saya masih merinding tak percaya," jelasnya saat dikonfirmasi, Jumat (7/1/2022).
Dia juga mengatakan, Rahmat Effendi sosok yang menjadi panutan bagi dirinya di Partai Golkar.
Baca Juga: Reaksi Ridwan Kamil Terhadap Kasus Korupsi Rahmat Effendi
"Karena beliau sebagai mentor kami selalu mengajarkan banyak hal ke kami," jelasnya.
Namun, lanjut Dariyanto, pihaknya masih berharap Rahmat Effendi tidak terlibat dalam kasus korupsi.
"Kita masih yakin apakah beliau ini terlibat langsung atau tidak. Makannya yang tadi disampaikan kita masih ingin melihat pembuktiannya di pengadilan," katanya.
Kontributor : Imam Faisal
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Menjawab Tantangan Urbanisasi: Mengapa Teknologi Kebersihan Kini Jadi Investasi Wajib?
-
Bekasi Lolos Syarat Lelang Proyek PSEL, Sampah Siap Diubah Jadi Listrik pada 2028
-
Siap-Siap Hemat Air! BMKG Prediksi Kemarau Jawa Barat Lebih Kering dan Lama
-
Ironi di Fakultas Hukum UI: Saat Tempat Belajar Keadilan Jadi Sarang Kekerasan Seksual
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan