SuaraBekaci.id - Minuman khas Karawang dan makanan khas Karawang. Mulai dari Kawista Madu, Gandasturi, Hingga Bolu Kijing.
Berwisata ke suatu daerah memanglah hal yang menyenangkan untuk melepas penat, terutama Anda pergi dengan orang-orang terdekat dan terkasih.
Mulai dari mengunjungi situs bersejarah, wisata alam, wisata kuliner, dan lainnya. Pastinya belum afdol rasanya jika Anda belum mencoba suatu hal yang menjadi ciri khas dari daerah yang Anda kunjungi.
Untuk Anda yang sedang mengunjungi Karawang, Anda wajib mencoba makanan khas disana!
Mulai dari camilan hingga makanan berat, semuanya menggoda dan siap memanjakan perut Anda. Seperti Gandasturi, Bolu Kijing, Soto Gempol, Opak Ketan, hingga Tahu Bambu. Persiapkan catatan Anda dan simak daftarnya di bawah ini ya!
1. Gandasturi
Yang pertama ada Kue Gandasturi, kue yang memiliki cita rasa manis bertekstur unik. Bagian luarnya kasar, namun bagian dalam kue terasa lembut. Kue Gandasturi merupakan oleh-oleh khas Karawang yang harus Anda bawa pulang.
Kue ini dibuat dengan bahan dasar tepung terigu yang diberi campuran kacang hijau untuk membuatnya terasa enak dan lezat. Di dalam kue ini terkandung kacang hijau yang membuatnya mengandung gizi yang cukup tinggi, sehingga selain memiliki rasa yang lezat juga memiliki kandungan gizi yang baik untuk tubuh Anda. Warnanya cokelat dan disajikan setelah digoreng.
Untuk mendapatkan kue ini, Anda harus menyediakan uang sebesar Rp 20.000 rupiah per bungkusnya dan bisa Anda temui di pasar-pasar tradisional, warung pinggir jalan, dan toko pusat oleh-oleh.
Baca Juga: Ciri Khas Kota Karawang: Goyang Karawang Sampai Rengasdengklok
2. Bolu Kijing
Masih sama-sama kue, namun bolu kijing telah ada sejak tahun 1980. Awal mulanya kue ini bernama kepal, kemudian diganti menjadi kijing pada masa pemerintahan Bupati Sumarno. Meskipun bernama kijing, tapi cita rasa yang diberikan tidak kalah nikmat.
Sensasi manis dan gurih, namun tetap lembut dan renyah saat digigit siap memanjakan perut Anda. Proses pembuatan bolu ini masih menggunakan cara tradisional, dan tidak menggunakan bahan pengawet. Tak perlu khawatir, bolu kijing bisa bertahan hingga 7 hari.
Berbahan utama telur bebek, kue ini memakan waktu kurang lebih 10 menit untuk matang. Sedangkan untuk varian yang menggunakan selai memakan waktu total 12 menit. Anda bisa memesan satu kotak bolu berisi 25 dengan harga Rp. 45.000 rupiah.
3. Opak ketan
Konon katanya, makanan ini merupakan menu camilan yang paling disukai oleh para raja dan pangeran kerajaan Karawang. Opak ketan merupakan makanan yang terkenal dari Karawang, terbuat dari ketan dan memiliki rasa yang gurih dan renyah. Selain dari ketan, makanan ini juga menggunakan bahan lainnya seperti gula pasir, garam, dan kelapa parut.
Tag
Berita Terkait
-
Modus Rokok Modifikasi: Cara Licik Selundupkan Tembakau Sintetis ke Lapas Karawang Terbongkar
-
Potret Upacara Melasti dari Berbagai Daerah di Indonesia
-
Bangunan Lapuk, Ruang Kelas SD Jomin Barat III di Karawang Ambruk
-
Terekam Kamera Trap, 5 Pemburu Macan Tutul Jawa di Gunung Sanggabuana Diringkus, Satwa Pincang
-
Sering Lihat Ibu Jadi Sasaran KDRT, Siswa SMA di Karawang Habisi Ayah Sendiri Usai Mimpi Buruk
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Anak Disakiti! DPR Sebut Ada Celah Mematikan di Balik Menjamurnya Daycare
-
Kekerasan di Daycare Little Aresha: Mengapa Nama Seorang Hakim Ada dalam Struktur Yayasan?
-
Cerita Pilu Ibu Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi: Anak Saya Terbalik Kepala di Bawah Kaki
-
Pemprov Jabar Beri Santunan Rp50 Juta untuk Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Sosok Nurhayati, Pengurus Muslimat NU Korban Meninggal Dunia Kecelakaan Kereta di Bekasi