SuaraBekaci.id - Karawang, kabupaten di Indonesia ini merupakan kota industri dan salah satu permukiman terbesar di Indonesia. Itu juga yang menjadi ciri khas kota Karawang.
Kabupaten Karawang merupakan sebuah kota yang masuk dalam Provinsi Jawa Barat.
Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor di Barat, Laut Jawa di Utara, Kabupaten Subang di Timur dan Kabupaten Purwakarta di Tenggara, serta Kabupaten Cianjur di Selatan.
Pada dahulu ketika zaman perjuangan kota Karawang lebih dikenal dengan julukkan sebagai kota pangkal perjuangan dan daerah lumbung padi Jawa Barat.
Ada banyak keunikkan dari kota Karawang, yang tentunya membedakan kota ini dengan kota lainnya.
Berikut ini merupakan beberapa ciri khas kota Karawang
Goyang Karawang cukup identik dan melekat dengan masyarakat Karawang. Bahkan masyarakat di luar kota Karawang sudah tidak asing lagi dengan sebutan ini.
Sesuai dengan namanya, pada dasarnya goyang Karawang adalah tari ronggeng yang berkembang dan banyak ditarikan oleh masyarakat khususnya para wanita di Karawang jauh sebelum tahun 1970 an.
Baca Juga: MURKA! Pembela Rizieq Ludahi Wajah Kadis Kominfo Karawang: Demi Allah Tidak Terima!
Goyang Karawang di luar daerahnya sering mendapatkan stigma bahwa penarinya yang menampilkan gerakan-gerakan erotis yang dapat mengundang nafsu dari lawan jenis. Namun, semakin berkembangnya zaman masyarakat kini lebih memahami kesenian khas Karawang ini.
2. Peristiwa Rengasdengklok
Karawang merupakan saksi sejarah ketika para pejuang dari golongan muda membawa Soekarno dan Hatta ke Rengasdengklok yang letaknya dekat dengan Karawang, pada tanggal 16 Agustus 1945 tepat pada pukul 04.30 WIB kemudian ditempatkan di rumah seorang warga keturunan Tionghoa.
Tujuan para pemuda mengasingkan Presiden pertama Republik Indonesia adalah untuk mendesak proses kemerdekaan sesegera mungkin.
3. Candi Tertua di Jawa
Berada di Desa Segaran, Kecamatan Batujaya terdapat situs bersejarah berupa candi, yang diketahui dengan nama candi Batujaya.
Berita Terkait
-
Truk Terbalik di Jalur Pantura Karawang, Lubang Jalan Picu Kemacetan Panjang
-
Dilaporkan Hilang, Seorang Warga Karawang Ditemukan Tewas di Tengah Banjir
-
Tanggul Sungai Kalimalang Jebol! Ratusan Keluarga di Karawang Terendam Banjir
-
Prabowo Umumkan Indonesia Capai Swasembada Pangan 2025
-
Prabowo Geleng-gelang Kepala: Bolak-balik Orang Datang Mau Nyogok Saya
Terpopuler
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
Terkini
-
Terus Dukung Desa Berdaya dan Mandiri, BRI Raih Apresiasi dalam Peringatan Hari Desa Nasional 2026
-
5 Fakta Cap Tangan di Pulau Muna: Seni Cadas Tertua yang Mengubah Sejarah Dunia
-
Karung Pasir dan Bronjong Jadi Tameng Sementara Warga Bekasi
-
Ini Penyebab Penyakit Campak di DKI Jakarta Belum Hilang
-
Rupiah Mendekati Rp17 Ribu per Dolar AS, 5 Hal Ini Perlu Dilakukan Warga Indonesia