- Kereta Argo Bromo Anggrek dan KRL mengalami kecelakaan tragis di Stasiun Bekasi Timur pada Senin, 27 April 2026.
- Seorang korban bernama Endang Kuswati berhasil selamat setelah terjebak selama sepuluh jam di bawah tumpukan korban lainnya.
- Proses evakuasi korban berlangsung hingga Selasa pagi dan Endang kini menjalani perawatan intensif di RSUD Kota Bekasi.
“Kalau kronologi tadi kita dapat kronologi tuh dia (Endang) sampai tidur di reruntuhan orang ya, karena dia cukup banyak karena di bawah ataupun di belakangnya itu masih banyak ada beberapa yang meninggal,” ungkap Iqbal.
"Dia (korban) informasikan ke aku sih dia itu berdiri di dalam tumpukan-tumpukan manusia gitu, orang-orang yang yang notabene itu juga jadi korban juga, tapi yang masih bergerak gitu adalah dari sepupu saya sendiri sih, kayak gitu,” sambungnya.
Endang kemudian dievakuasi ke RSUD Kota Bekasi. Iqbal mengatakan, korban saat ini sudah bisa diajak berkomunikasi meski kondisinya masih terbaring lemas.
“Untuk update kondisi sekarang saat ini tuh korban lagi di rontgen ya, karena kita masih belum ketahui penyakit yang diderita ya karena ketika diangkat badannya yang dialami itu bengkak-bengkak gitu karena udah kurang lebih 10 jam di balik reruntuhan ya,” katanya.