SuaraBekaci.id - Kasatreskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Muhammad Firdaus mengungkap, sebelum ditemukan tewas petugas TPST Bantargebang, Waryanto (51) sempat berpesan kepada istrinya untuk tidak terlibat dalam pinjaman online.
Hal itu terungkap setelah polisi mendatangi kediaman istri korban yang berada di Blora, Jawa Tengah.
“Namun terakhir (korban) mengingatkan istri korban jangan pinjaman online,” kata Firdaus saat dikonfirmasi, Kamis (25/7/2024).
Berdasarkan keterangan tersebut, Firdaus pun kini tengah mendalami adanya dugaan praktik pinjaman online dalam kasus kematian Waryanto.
Baca Juga:Update Kasus Pembunuhan Petugas TPST Bantargebang: Teman Dekat Korban Diduga Pelaku
![Petugas kebersihan TPST Bantargebang bernama Waryanto (51), ditemukan tewas mengapung di saluran saluran penampungan air kantor TPST Bantargebang, Kota Bekasi, Rabu (17/7/2024) [Suara.com/Mae Harsa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/07/19/97935-kontrakan-petugas-kebersihan-tpst-bantargebang.jpg)
Dia menyebut, sejauh ini sudah ada 45 saksi yang diperiksa. Dari puluhan saksi, tiga di antaranya dicurigai terlibat dalam kasus tewasnya Waryanto.
“Ini masih belum mengarah kepada pelaku, namun ada beberapa saksi yang kami curigai. Itu ada saksi A, saksi M, terus saksi S,“ ucapnya.
Firdaus menjelaskan, salah satu saksi yang dicurigai itu merupakan teman dekat korban.
“Namun kami sedang dalami keterangannya, termasuk kami sedang kejar alibinya,” ucapnya.
Sebelumnya, Kanit Reskrim Polsek Bantargebang, AKP Sukarna, menyebut jasad pertama kali ditemukan oleh warga berinisial T (28).
Baca Juga:PAN Kasih Surat Rekomendasi untuk Heri Koswara-Gus Sholihin Tarung di Pilkada Kota Bekasi
Saat itu T bersama seorang temannya hendak memancing belut di tepi kali sekira pukul 16.00 WIB.
- 1
- 2