facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Cafe Milik Anak Wali Kota Bekasi Dibubarkan, Langgar Jam Malam Sedang Pesta Halloween

Lebrina Uneputty Senin, 01 November 2021 | 16:06 WIB

Cafe Milik Anak Wali Kota Bekasi Dibubarkan, Langgar Jam Malam Sedang Pesta Halloween
Ilustrasi .[Unsplash/Aditya Chinchure]

"(Sanksinya) teguran aja ya karena itu pelanggaran melebihi jam operasional. Jadi dibubarkan aja," pungkas Abi.

SuaraBekaci.id - Sebuah cafe diketahui milik Anak Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi dibubarkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Minggu (31/10/2021). Dari data yang dihimpun, ini kali keduanya Cafe bernama Omma Cafe itu ditegur bahkan disegel Satpol PP.

Kali ini, Omma Cafe di Pekayon Bekasi Selatan tersebut diketahui telah melanggar aturan jam malam, yakni beroperasi hingga pukul 01:00WIB dini hari. Menurt Satpol PP Omma Cafe sedang melakukan pesta perayaan Halloween.


Petugas awalnya melakukan razia protokol kesehatan dan menemukan kerumunan di kafe tersebut.

"Kejadian dini hari kurang lebih jam setengah satu malam. Kami usai keliling memantau. Dan mendapati cafe itu sedang melakukan kegiatan lebih dari jam operasional yang sudah ditentukan. Dan kami bubarkan," kata Kasatpol PP Kota Bekasi Abi Hurairah saat dihubungi, Senin (1/11/2021).

Abi mengatakan ada puluhan orang yang berada di lokasi saat petugas melakukan penindakan. Kafe itu pun disebut telah melakukan pelanggaran jam operasional dalam aturan yang dimuat di PPKM level 2.

"Di samping pesta halloween, kita tentu (penindakan) terkait jam operasional. Kita lihatnya pelanggaran jam operasional karena kita tidak tahu yang namanya halloween, kita nggak tau," terang Abi.

Lebih lanjut Abi mengatakan pihaknya belum memberikan sanksi kepada pengelola kafe. Dia menyebut kerumunan pengunjung di lokasi hanya langsung diminta membubarkan diri.

"(Sanksinya) teguran aja ya karena itu pelanggaran melebihi jam operasional. Jadi dibubarkan aja," pungkas Abi.

Dari informasi yang didapat, kafe tersebut merupakan milik anak dari Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi.

"Mengenai hal itu kita tidak tahu. Yang jelas siapa yang melanggar yang kita tidak tembang pilih," tandasnya.

Kontributor: Syahrul Ramadhan

Komentar

Berita Terkait