alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tiang Pancang Flyover Jalan Ahmad Yani Bekasi Jadi Sasaran Aksi Vandalisme

Lebrina Uneputty Kamis, 21 Oktober 2021 | 11:40 WIB

Tiang Pancang Flyover Jalan Ahmad Yani Bekasi Jadi Sasaran Aksi Vandalisme
Petugas menghapus tulisan vandalisme di tiang pancang flyover Jl Ahmad Yani (Imam Fhaisal)

Pantauan SuaraBekaci.id, terlihat beberapa kata yang belum terhapus yang bertulisan "awas Aceh yg bkn narkot"

SuaraBekaci.id - Tiang pancang flyover Jalan Ahmad Yani Kecamatan Bekasi Selatan Kota Bekasi jadi sasaran para pelaku vandalisme.

Terlihat, petugas keamanan sibuk menghapus corat-coret dan gambar yang merusak pemandangan kota, Kamis (21/10/2021).

Pantauan SuaraBekaci.id, terlihat beberapa kata yang belum terhapus yang bertulisan "awas Aceh yg bkn narkot"

Tulisan tersebut di dituliskan dengan warna hijau. Belum tau apa maksud dan tujuan tulisan tersebut karna sebagian tulisannya telah dihapus petugas keamanan setempat.

Baca Juga: Pemerintah Kota Bekasi Target Herd Immunity Capai 90 Persen Oktober Ini

Kepala Satpol PP Kota Bekasi Abi Hurairah mengatakan di Kota Bekasi belum ditemui kritikan vandalisme Jika ditemukan, dia pastikan akan menghapusnya.

"Kalau di Kota Bekasi tidak ada (kritikan vandalisme). Masih aman terkendali. Kalau ada pasti kita hapus kalau sudah bertabrakan dengan aturan. Kalau nggak menabrak nggak masalah," jelasnya.

Sisi lain soal ekspresi melukis atau menggambar pada dinding umum atau mural, Abi Hurairah mengakui, Kota Bekasi belum menyediakan lahan untuk menyalurkan ekpresi mural.

"Sampai saat ini. Kata saya, di Kota Bekasi belum ada, lahan atau tempat yang di siapkan oleh pemerintah untuk itu," katanya.

Namun, dia menjelaskan selama mural dapat memperindah Kota, hal itu tidak akan menjadi masalah.

Baca Juga: Biaya dan Jadwal Layanan SIM Keliling Bekasi Kota Hari Ini, Kamis 21 Oktober 2021

"Contohnya gini, liat di flyover underpass tuh, Bekasi Timur (rawa panjang) itu kan waktu turun kanan kiri banyak mural. Nah itu mereka yang membuat, mereka juga yang menghapus, mereka juga yang ganti kontennya," ujarnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait