facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kabupaten Bekasi Tambah 2 Hotel Isolasi COVID-19

Pebriansyah Ariefana Rabu, 16 Juni 2021 | 14:18 WIB

Kabupaten Bekasi Tambah 2 Hotel Isolasi COVID-19
Petugas medis menata tempat tidur di dalam kamar untuk pasien positif COVID-19 usai peresmian tempat isolasi mandiri di Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Tegal, Jawa Tengah, Senin (23/11/2020). [ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah]

Awalnya hanya ada satu hotel yakni Hotel Ibis Budget Cikarang dengan kapasitas 200 orang yang menjadi lokasi isolasi terpusat pasien COVID-19 di wilayahnya.

SuaraBekaci.id - Kabupaten Bekasi tambah dua hotel isolasi terpusat pasien COVID-19 tanpa gejala dan bergejala ringan menyusul satu hotel sebelumnya sudah terisi penuh.

Awalnya hanya ada satu hotel yakni Hotel Ibis Budget Cikarang dengan kapasitas 200 orang yang menjadi lokasi isolasi terpusat pasien COVID-19 di wilayahnya.

"Total ada tiga hotel yang menjadi lokasi isolasi terpusat pasien COVID-19 katagori OTG dan gejala ringan," kata Wakil Juru Bicara Satgas COVID-19 Kabupaten Bekasi Masrikoh di Cikarang, Rabu siang.

"Karena saat ini penuh maka kami memutuskan melakukan penambahan dua hotel, yakni Hotel Citra Inn dan Hotel Ibis Style. Sementara ini masing-masing hotel menampung 50 orang," katanya.

Baca Juga: Kasus Melonjak, Pemkot Jaksel Siapkan Alternatif Gedung Isolasi Pasien COVID-19

Wakil Ketua Satgas COVID-19 Kabupaten Bekasi Komisaris Besar Hendra Gunawan mengatakan tingkat keterisian hotel isolasi terpusat cukup tinggi akibat lonjakan kasus virus corona sejak pekan lalu.

Hendra menyebutkan ketiga hotel isolasi itu kini telah terisi 286 pasien dari total kapasitas sebanyak 300 pasien dengan rincian 200 orang menempati Hotel Ibis Budget, 86 sisanya di Hotel Citra Inn dan Ibis Style.

"Di Ibis Budget sudah penuh kalau di Citra Inn dan Ibis Style dari total kapasitas 100 orang tinggal 14 kamar saja yang masih kosong," ungkapnya.

Satgas COVID-19 Kabupaten Bekasi berencana melakukan penambahan kembali kapasitas isolasi terpusat. Hendra juga berharap kontribusi serta bantuan donatur maupun peran CSR perusahaan dalam menyiapkan tempat karantina ini untuk membantu pemerintah.

Hendra mengungkapkan angka kenaikan kasus COVID-19 di Kabupaten Bekasi mencapai 400 persen pascalibur Lebaran 2021. Sebelum lebaran kasus aktif hanya 171, saat ini total kasus aktif sebanyak 904 kasus.

Baca Juga: DPRD Minta Pemkot Bekasi Beri Perhatian Lebih ke Atlet Asli Daerah

Lonjakan kasus ini menjadi atensi prioritas. Semua pihak termasuk pemerintah, TNI, Polri dan unsur terkait lainnya harus sudah kembali meningkatkan upaya 3T, testing, tracing, dan treatment.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait