- PT Mulia Boga Raya memperkuat kemitraan dengan perusahaan asal Prancis, Bel S.A., pada Jumat, 28 Agustus 2026.
- Kolaborasi strategis tersebut merayakan HUT ke-20 MBR serta kunjungan fasilitas produksi baru di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
- Pabrik baru seluas 25.000 meter persegi di Sumedang ditargetkan beroperasi penuh pada tahun 2028 mendatang.
Kesenjangan tersebut menunjukkan ruang pertumbuhan yang besar bagi industri keju di Asia, termasuk Indonesia. Kondisi ini menjadi salah satu alasan Bel memperkuat pijakannya melalui kemitraan dengan Garudafood dan MBR.
Direktur Utama Garudafood sekaligus Komisaris Utama MBR Hardianto Atmadja menyambut positif kepercayaan yang diberikan Bel. Ia menilai kehadiran perusahaan keju asal Prancis tersebut menunjukkan besarnya potensi pasar Indonesia.
"Kehadiran Bel menunjukkan bahwa Indonesia dengan populasi lebih dari 280 juta jiwa, merupakan pasar strategis dengan potensi pertumbuhan yang besar," kata Hardianto.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Bel yang memilih Garudafood dan MBR sebagai mitra strategis jangka panjang di Indonesia. Kolaborasi tersebut diyakini dapat memperkuat prospek pertumbuhan MBR di pasar domestik maupun regional.
Pemkab Sumedang Sambut Investasi MBR
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir yang berhalangan hadir menyampaikan apresiasi atas investasi dan pembangunan fasilitas produksi baru MBR di wilayah tersebut.
Menurutnya, investasi menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Investasi merupakan salah satu pilar utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumedang," kata Dony.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Sumedang menyambut investasi yang memberikan nilai tambah bagi daerah, termasuk melalui kolaborasi Garudafood, MBR, dan Bel.
Baca Juga: Negara Ini Sahkan RUU Larangan Media Sosial Bagi Anak-anak
MBR Ingin Bawa Keju Indonesia ke Level Global
Direktur Utama MBR Dede Patmawidjaja mengatakan kolaborasi dengan Bel menjadi kesempatan untuk menggabungkan pemahaman terhadap pasar Indonesia dengan pengalaman global.
"Ini bukan sekadar kemitraan bisnis, melainkan kolaborasi strategis antara kekuatan yang saling melengkapi, yakni keunggulan lokal Prochiz dengan keahlian global Bel," ujar Dede.
Menurutnya, sinergi tersebut berpotensi membuka babak baru bagi industri keju nasional. Produk yang dikembangkan di Indonesia juga diharapkan mampu memenuhi standar kualitas global.
"Kami percaya sinergi ini akan membuka babak baru bagi industri keju nasional sekaligus menunjukkan bahwa produk yang dikembangkan di Indonesia mampu memenuhi standar kualitas global," tambahnya.
MBR bersama Bel menargetkan pengembangan industri keju nasional yang semakin besar, kuat, dan memiliki daya saing hingga pasar global.
Berita Terkait
-
Negara Ini Sahkan RUU Larangan Media Sosial Bagi Anak-anak
-
Sindikat Pemerasan Berkedok Jasa Esek-esek Michat Dibongkar Polisi
-
Jelang Final Piala Dunia 2022, Argentina vs Prancis, Ridwan Kamil Jagokan Tim Ini Juara Lewat Adu Penalti
-
Kondisi Ekonomi Terpuruk, Banyak Politisi Busuk, Orang Argentina: Harapan Kami Pada Dewa Kami, Lionel Messi!
-
Apes! Dukung Maroko, Dua Tentara Aljazair Terancam 10 Tahun Penjara
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
Terkini
-
KPK Buka Peluang Hadirkan Ahmad Dhani sebagai Saksi Kasus Bea Cukai
-
Apa Penyebab Truk Molen Tabrak Halte di Bekasi, 6 Orang Tewas
-
Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi
-
Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon
-
Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel