SuaraBekaci.id - Dua tentara Aljazair terancam masuk penjara setelah memberikan dukungan kepada Maroko yang akan menghadapi Prancis di babak semifinal Piala Dunia 2022.
Kedua tentara tersebut dalam video yang beredar di laman sosial media memberikan selamat kepada Maroko yang melaju ke babak semifinal di Piala Dunia 2022.
Seperti dilansir moroccoworldnews.com, kedua tentara tersebut menyebut Maroko sebagai 'saudara'. Dalam video tersebut, tentara itu juga mengatakan bahwa warga Aljazair dan Maroko adalah saudara.
Mereka lalu mendoakan agar tim Singa Atlas bisa melaju ke final. Kedua tentara itu lalu menari mengikuti sebuah lagu.
Menurut laporan dari media Maroko lainnya, Maroko360, kedua tentara tersebut langsung ditangkap dan menghadapi tuduhan mencampurkan adukan olahraga dan politik.
Kedua prajurit ini akan segera menghadapi persidangan militer. Keduanya dituntut 10 tahun penjara atas tindakannya tersebut.
Sebelumnya, muncul laporan di publik bahwa pemerintah Aljazair memecat kepala televisi publik (EPTV), Chabane Lounakel setelah menayangkan berita tentang Maroko di Piala Dunia 2022.
Hubungan diplomatik antar kedua negara baru-baru ini dikabarkan memanas. Hubungan Aljazair dan Maroko terus memanas pasca Hakim Ziyech cs sukses tumbangkan Portugak di babak perempat final Piala Dunia 2022.
Setelah itu, pemerintah Aljazair melakukan sensor cuplikan kemenangan tim nasional Maroko di Piala Dunia 2022.
Berita Terkait
-
Apakah di Score808, Koora TV, Yalla Shoot Ini Cara Nonton Live Streaming Prancis vs Maroko Semifinal Piala Dunia Malam Ini
-
Kisah Olivier Giroud Pernah Jadi Rekan Setim Pelatih Timnas Maroko di Klub Prancis
-
Link Nonton Prancis vs Maroko di Laga Semifinal Piala Dunia 2022, Kick Off 02.00
-
Dikabarkan Akan Menjadi Bek Top Kelas Dunia, Harga Pasaran Josko Gvardiol Turun karena Gocekan Messi
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
Terkini
-
KPK Buka Peluang Hadirkan Ahmad Dhani sebagai Saksi Kasus Bea Cukai
-
Apa Penyebab Truk Molen Tabrak Halte di Bekasi, 6 Orang Tewas
-
Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi
-
Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon
-
Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel