SuaraBekaci.id - Kondisi ekonomi Argentina rupanya sedang terpuruk. Finalis Piala Dunia 2022 saat ini tengah mengalami inflasi hampir 88 persen.
Di tengah kondisi ekonomi carut marut, orang Argentina makin dikecewakan dengan kondisi perpolitikan yang busuk.
Meski kondisi dalam negeri sedang tidak baik-baik saja, ada secercah harapan bagi orang Argentina di akhir tahun ini. Ya, final Piala Dunia 2022 bagi orang Argentina ialah secercah harapan di tengah kondisi tak baik itu.
"Politisi kami di kampung halaman telah mengecewakan kami, tetapi kami punya tim sepak bola, mereka adalah satu-satunya harapan kami," ujar Nicolas Orellano, suporter Argentina di Qatar.
Ada 60ribu suporter Argentina yang saat ini mendukung Lionel Messi dkk di Qatar. Mereka berharap pada final Piala Dunia 2022 esok hari, Lionel Messi bisa merengkuh trofi Piala Dunia.
Tidak hanya suporter dan orang Argentina yang mengharapkan itu, para pejabat pemerintahan di sana juga menginginkan hal sama.
Menteri Tenaga Kerja Argentina, Kelly Olmos berharap gelar Piala Dunia 2022 bisa membawa perubahan besar di tengah badai inflasi negara tersebut.
"Kita harus bekerja melawan inflasi besar, tetapi satu bulan tidak akan membuat perbedaan besar. Kami ingin Argentina menjadi juara, orang-orang Argentina membutuhkan itu untuk mendapatkan kegembiraan," ujarnya seperti dilansir dari Daily Star.
Di kota Buenos Aires, salah seorang pekerja reparasi kulkas, Sergio Pendola mengatakan bahwa laga final Piala Dunia 2022 ialah pemuas dahaga dan satu-satunya harapan bagi orang Argentina tersenyum.
Menurut Pendola, saat politikus tak bisa diharapkan, ia mengaku hanya Lionel Messi yang dianggap dewa sebagai satu-satunya harapan orang Argentina.
"Diego Maradona adalah tuhan kami, tetapi Lionel Messi memilili peluang untuk menjadi dewa kami jika dia menangkan Piala Dunia untuk kami, dan dia tidak akan mengecewakan kami," ujarnya.
"Dia memiliki hasrat seperti Maradona, dan saat ini begitu banyak penggemar yang menginginkan dia bisa meraih kemenangan," tambahnya.
Demi bisa melihat Lionel Messi cs bisa angkat trofi Piala Dunia 2022, sejumlah orang Argentina rela untuk menjual apapun demi bisa datang ke Qatar.
"Saya telah mendengar cerita-cerita gila tentang orang-orang yang menjual rumah, mobil, harta benda mereka untuk bisa melihat Lionel Messi angkat trofi Piala Dunia," ungkap pendukung Argentina lainnya, Gaston Didier-Lardet.
Berita Terkait
-
Ironis! Didier Deschamps: Fans Sepak Bola Dunia, Termasuk Prancis Menginginkan Lionel Messi Juara Piala Dunia
-
Skuad Prancis Terkena Virus Unta, Hugo Lloris Andalkan Hal Ini untuk Tumbangkan Timnas Argentina
-
Pose Khabib Nurmagomedov Bersama Pemain Maroko Jadi Cibiran Media Barat: Itu Tanda ISIS!
-
Road to Final Piala Dunia 2022 Argentina Vs Prancis: La Albiceleste Bangkit usai Kalah dari Arab Saudi
-
Prediksi Kroasia vs Maroko di Piala Dunia 2022: Head to Head, Susunan Pemain dan Link Live Streaming
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
7 Fakta Viral Keluarga Miskin Pinjam Beras dan Garam untuk Makan
-
Polisi Bongkar Alasan Pelaku Bunuh Teman Sendiri di Pemakaman Bekasi
-
Momen Gibran Main Sepak Bola di Wamena Papua, Cetak Tiga Gol
-
Era Gratis Biskita Trans Wibawa Mukti Bekasi Berakhir, Berapa Biayanya?
-
8 Pedagang Kalibata Gulung Tikar, Total Kerugian Rp1,2 Miliar