Muhammad Yunus
Sabtu, 18 April 2026 | 17:54 WIB
Ruang pengembangan minat dan bakat para siswa pun menjadi salah satu fokus dari Sekolah Rakyat [Suara.com/Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI]
Baca 10 detik
  • Sekolah Rakyat SRMA 13 Bekasi mendukung pengembangan bakat siswa kurang mampu melalui fasilitas pelatihan dan pendanaan ekstrakurikuler.
  • Siswa SRMA 13 Bekasi berhasil meraih berbagai medali prestasi dalam kejuaraan Taekwondo, Pencak Silat, serta lomba seni tari.
  • Pihak sekolah menerapkan sistem asrama dan pendampingan karakter untuk meningkatkan kedisiplinan serta keberanian siswa dalam meraih masa depan.

Di balik deretan prestasi tersebut, Kepala SRMA 13 Bekasi Lastri Fajarwati menegaskan bahwa Sekolah Rakyat tidak hanya menghadirkan akses pendidikan, tetapi juga membuka peluang masa depan bagi anak-anak yang sebelumnya termarginalkan.

“Tujuan Sekolah Rakyat ini sangat mulia. Negara hadir untuk masyarakat yang tidak mampu melalui bantuan jangka panjang. Anak-anak yang tadinya tidak punya peluang, kini memiliki kesempatan untuk sekolah seperti pada umumnya,” ujarnya.

Namun, proses tersebut bukan tanpa tantangan. Banyak siswa datang dari latar belakang kehidupan yang keras—terbiasa bekerja membantu orang tua hingga memiliki pola hidup yang belum teratur. Karena itu, pembinaan kedisiplinan melalui kehidupan berasrama menjadi kunci.

“Tidak hanya guru, ada juga wali asuh dan wali asrama yang mendampingi. Mereka hadir sebagai pengganti orang tua,” tambahnya.

Berani bermimpi

Peran ini dijalankan salah satunya oleh wali asuh Arya Endang Purnama. Ia menekankan bahwa pendidikan di Sekolah Rakyat tidak berhenti pada akademik, tetapi juga pembentukan karakter melalui pendampingan sehari-hari.

“Melalui mentoring, kami mengajarkan etika, perilaku, dan pembiasaan hidup, terutama dalam kehidupan berasrama dan berteman,” jelasnya.

Arya mengingat satu momen yang membekas, ketika seorang siswa mempertanyakan masa depannya.

“Ini pertama kalinya saya bertemu anak yang bertanya, ‘Emang saya boleh punya mimpi ya, Pak?’” ujarnya.

Baca Juga: Gunung Sampah 20.000 Ton di Bekasi Akhirnya Diangkut, 18 Truk Dikerahkan!

Menurutnya, perubahan terbesar yang terjadi bukan hanya pada prestasi, tetapi pada keberanian siswa untuk bermimpi dan tampil percaya diri.

“Saya berharap program Sekolah Rakyat ini dapat terus berlanjut dan semakin memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia,” kata dia.

Load More