- Polisi menyelidiki penemuan jenazah pensiunan PNS bernama Ali Usman di sungai wilayah Karangpawitan, Garut pada Jumat siang.
- Korban ditemukan dalam posisi telungkup tanpa adanya tanda kekerasan atau luka luar pada pemeriksaan awal kepolisian.
- Jenazah dievakuasi ke RSU Dr Slamet Garut untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan penyebab kematian korban.
SuaraBekaci.id - Kepolisian Resor Garut masih menyelidiki penyebab kematian seorang pensiunan PNS warga Kota Bekasi yang ditemukan di sungai wilayah Cimurah, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
"Jenazah korban dievakuasi ke RSU Dr Slamet Garut untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan penyebab kematian," kata Kepala Polsek Karangpawitan AKP Nurdin Jaelani di Garut, Sabtu (4/4).
Ia menuturkan, kepolisian mendapatkan laporan dari masyarakat adanya temu mayat di aliran sungai kering sekitar tempat pembuangan sampah di Kampung Sukamulya, Desa Cimurah, Kecamatan Karangpawitan, Garut, Jumat (3/4) siang.
Selanjutnya Polsek Karangpawitan, kata dia, berkoordinasi dengan Tim Identifikasi Polres Garut dan petugas medis puskesmas untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.
"Petugas yang datang ke lokasi langsung melakukan olah TKP dan pemeriksaan awal bersama tim medis dari Puskesmas Karangpawitan," katanya.
Ia menyebutkan, identitas korban diketahui bernama Ali Usman (57) seorang pensiunan yang beralamat di Pondok Melati, Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi.
Hasil keterangan saksi dan teman korban, kata dia, pertama kali ditemukan dalam kondisi tergeletak dengan posisi telungkup.
Informasi yang dihimpun dari saksi bahwa korban sebelumnya mengeluhkan sakit pada bagian kaki dan tinggal seorang diri di rumah kontrakannya.
"Hasil pemeriksaan sementara tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau luka luar pada tubuh korban," katanya.
Baca Juga: Ini Motif Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi
Jenazah korban selanjutnya dibawa ke RSUD Dr Slamet Garut untuk pemeriksaan lebih lanjut, dan saat ini polisi masih melakukan pendalaman terkait kematian korban.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Bukan Sekadar Event, Ini Cara Specteve Membuktikan Bekasi Punya Identitas Kultural
-
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Eksploitasi Anak
-
Kemendagri Percepat Dokumen Kependudukan Keluarga Korban Kecelakaan KRL
-
Tersangka Pencabulan 50 Santriwati di Pati Belum Ditahan, KPAI: Pelaku Harus Dihukum Berat!
-
130 Sekolah Dasar di Kabupaten Ini Tidak Punya Kepala Sekolah