- Pemerintah Kota Bekasi menanggung penuh seluruh biaya pengobatan 14 korban kebakaran di SPBE Cimuning, Kamis (2/4).
- Kebakaran dipicu kebocoran gas saat proses pengisian yang mengakibatkan belasan warga mengalami luka bakar serius.
- Seluruh korban telah dievakuasi ke RSUD Chasbullah dan RSCM untuk mendapatkan penanganan medis hingga proses pemulihan.
SuaraBekaci.id - Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, memastikan menanggung seluruh biaya pengobatan dan perawatan 14 korban kebakaran di area Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya secara menyeluruh.
"Kami pastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis secara menyeluruh. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk negara hadir dan bertanggung jawab atas musibah yang terjadi kepada masyarakat," kata Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe saat meninjau lokasi, Kamis (2/4).
Dirinya memastikan pemerintah daerah akan menanggung penuh seluruh biaya pengobatan dan perawatan korban baik melalui BPJS Kesehatan maupun skema pembiayaan lain.
Dia menilai insiden musibah kebakaran tersebut berdampak cukup luas, termasuk terhadap permukiman warga di sekitar lokasi kejadian.
"Dampak yang ada di sekitar sini tentunya rumah warga beberapa yang terdampak dan korban kurang lebih 14 orang," ujarnya.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden tersebut mengakibatkan belasan warga mengalami luka bakar serius, bahkan hingga mencapai 90 persen.
"Para korban sudah kita evakuasi ke Rumah Sakit Tipe A kita. Baik, di RSUD Chasbullah maupun rujukan ke RS Cipto Mangunkusumo agar mendapatkan penanganan yang baik," katanya.
Pemerintah Kota Bekasi, lanjut dia, akan memastikan seluruh korban mendapatkan pelayanan terbaik hingga proses pemulihan selesai.
"Karena ini adalah musibah yang tidak bisa diprakirakan. Insyaallah semua korban itu akan menjadi tanggungan dari Pemerintah Kota Bekasi," ucapnya.
Baca Juga: Kapal Tanker Pertamina Tertahan di Zona Merah, JK: Pemerintah Harus Aktif
Peristiwa kebakaran diduga dipicu oleh kebocoran gas saat proses pengisian tabung hingga memicu api dan menyebabkan kerusakan di area sekitar.
Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi Heryanto mengungkapkan berdasarkan hasil investigasi sementara, kebakaran dipicu kebocoran gas saat proses pengisian ke tabung utama.
"Akibatnya, area seluas kurang lebih 2.000 meter persegi terdampak. Selain itu, sejumlah korban, termasuk warga sekitar turut menjadi korban. Mereka saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka bakar yang dialami," kata dia.
Kondisi di lokasi kejadian kini telah dinyatakan aman dan terkendali setelah api berhasil dipadamkan pada Kamis pukul 03.45 WIB.
Pemerintah Kota Bekasi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada sambil menunggu hasil investigasi lanjutan guna memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
BRI: Tata Kelola Perusahaan yang Kuat Jadi Prasyarat Utama Menjaga Keberlanjutan Bisnis
-
Kabupaten Bekasi Diserbu Sampah Liar
-
BRI Peduli Bekali 60 Purna PMI di Cirebon dengan Pelatihan dan Pendampingan Usaha
-
Kaca Mobil Adinda Cresheilla Hancur Dilempar Batu, Polisi Buru Pelaku
-
Kedok Warung Kopi di Bekasi Terbongkar, Ternyata Jadi Sarang Peredaran Obat Keras