Muhammad Yunus
Minggu, 22 Maret 2026 | 06:17 WIB
Kemacetan panjang terjadi di ruas Jalan TB Simatupang, Cilandak, Jakarta, Rabu (10/9/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Korlantas Polri mengantisipasi kepadatan pemudik lokal di wilayah aglomerasi khususnya pada Minggu (22/3) atau H+1 Lebaran.
  • Antisipasi dilakukan di wilayah Solo Raya, Semarang Raya, Malang Raya, Jabodetabek, dan Bali dengan menyiagakan pos pengamanan dan pelayanan.
  • Puncak arus balik Lebaran diprediksi terjadi pada 24-25 Maret 2026, diikuti gelombang kedua pada 28-29 Maret 2026.

SuaraBekaci.id - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri telah menyiapkan langkah untuk mengantisipasi kepadatan para pemudik lokal di wilayah aglomerasi.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho mengatakan puncak kepadatan pemudik lokal diprediksi berlangsung pada Minggu (22/3) atau H+1 Lebaran 2026.

"Justru besok ini akan padat aglomerasi itu. Jadi, mudik lokal dari Solo ke Semarang, Semarang ke Solo, dari Bogor ke Bekasi, itu kita antisipasi, besok," katanya di Posko Command Center KM 29 Tol Cikampek, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (21/3).

Ia mengatakan kepolisian telah mengantisipasi pemudik lokal di wilayah Solo Raya, Semarang Raya, Malang Raya, termasuk Jabodetabek dan Bali, salah satunya dengan menyiagakan pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu.

Ia pun mengharapkan para petugas untuk bersiaga guna memantau situasi arus lalu lintas pada wilayah-wilayah tersebut.

"Kami mengharapkan seluruh petugas tetap stand by untuk memantau perjalanan daripada, baik itu mudik lokal, termasuk juga mudik yang dari Jakarta ke Jawa Tengah, Jawa Timur, pada saat di sana bersilaturahmi," katanya.

Adapun, Polri dan para pemangku kepentingan (stakeholders) terkait juga telah bersiap untuk menghadapi puncak arus balik Lebaran.

Diprediksi hal itu terjadi pada 24-25 Maret 2026 dan gelombang kedua di 28-29 Maret 2026.

Baca Juga: Terjebak 6 Jam di Jalan Mudik? Ini Cara Mengubah Waktu Macet Jadi Waktu Istirahat Produktif

Load More