- Puncak arus mudik di Terminal Bus Mandala Lebak diprediksi terjadi pada H-4 hingga H-3 Lebaran 2026.
- Volume pemudik harian mencapai titik tertinggi antara 2.500 hingga 3.500 orang, datang dari Jabodetabek dan Bandung.
- Terminal menyiapkan total 98 unit bus, mencakup AKAP, AKDP, dan Angdes untuk melayani berbagai rute.
SuaraBekaci.id - Puncak arus mudik di Terminal Bus Mandala Lebak pada H-3 Lebaran
Puncak arus mudik di Terminal Bus Mandala Kabupaten Lebak, Banten diperkirakan terjadi pada 17 hingga 18 Maret atau H-4 hingga H-3 Lebaran 2026.
Kepala Terminal Bus Mandala Kabupaten Lebak Muksin di Lebak, mengatakan volume pemudik mulai meningkat, terutama yang datang menggunakan bus dari arah Jakarta, Tangerang, Bogor, hingga Bandung.
Pada tanggal 17 dan 18 Maret, kata dia, volume pemudik diperkirakan mencapai puncaknya yakni antara 2.500 sampai 3.500 orang per hari.
"Saat ini pergerakan bus dan penumpang ada peningkatan, namun belum mencapai puncaknya," kata Muksin, Minggu (14/3).
Dia juga mengatakan, pihaknya menyiapkan sebanyak 61 unit bus AKAP dengan delapan trayek dari lima perusahaan otobus.
Untuk bus AKAP melayani trayek Rangkasbitung-Bogor, Kalideres, Tanjung Priok, Bekasi, Bandung, Garut, Cirebon, hingga Kuningan.
Selain itu, terdapat 12 unit bus Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) dan 25 unit Angkutan Pedesaan (Angdes) yang turut disiagakan.
Untuk kendaraan AKDP melayani jurusan wilayah Provinsi Banten dengan trayek Rangkasbitung-Tangerang, Serang, Merak, Bayah, Wanasalam, hingga Labuan.
Baca Juga: Jangan Sampai Hipoglikemia! Tips Khusus Dokter untuk Pemudik Penyandang Diabetes
Selanjutnya, kendaraan Angdes melayani untuk 28 kecamatan di Kabupaten Lebak.
"Kami minta sopir angkutan agar mengutamakan keselamatan pemudik," katanya.
Mamad (55) seorang pengemudi bus mengatakan, dirinya melayani trayek Rangkasbitung menuju Kalideres, mulai hari ini ramai pemudik.
"Kami membawa penumpang dari Kalideres menuju Rangkasbitung relatif lumayan juga terlihat lonjakan pemudik," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan
-
Asep Surya Atmaja Pimpin Kabupaten Bekasi hingga 2030
-
BRI Perluas Kemitraan Internasional, Buka Akses Pasar Global bagi Korporasi dan UMKM Indonesia