Muhammad Yunus
Minggu, 15 Maret 2026 | 14:14 WIB
Petugas menutup putaran balik di Ruas Jalur Pantura Desa Lemahabang, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Sabtu (14/3/2026) [Suara.com/ANTARA]
Baca 10 detik
  • Petugas gabungan menutup 30 titik putar balik di sepanjang jalur Pantura Kabupaten Bekasi untuk mengamankan pemudik.
  • Penutupan ini bertujuan mengurangi hambatan samping dan meminimalkan risiko kecelakaan selama jalur utama dilalui pemudik.
  • Kebijakan penutupan berlaku selama Operasi Ketupat Jaya 2026, yaitu dari 14 Maret hingga 25 Maret 2026.

SuaraBekaci.id - Sebanyak 30 titik putar balik (U-Turn) di sepanjang Jalan Nasional pantai utara Jawa atau Pantura Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, ditutup petugas gabungan.

Sebagai upaya mengamankan lintasan pemudik sekaligus mengatasi kepadatan lalu lintas.

Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Komisaris Pol. Sugihartono menjelaskan kebijakan penutupan U-Turn bertujuan untuk mengurangi hambatan lalu lintas serta meminimalkan risiko kecelakaan di jalur utama lintasan pemudik yakni jalur Pantura.

"Untuk U-Turn di jalur Pantura itu cukup banyak, ada 30 lokasi. Per hari ini semua titik itu sudah dilaksanakan penutupan oleh unit Kamsel, Satlantas dan Dinas Perhubungan," katanya di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Sabtu (14/3).

Ia menilai keberadaan U-Turn sering menjadi penyebab kemacetan lalu lintas karena menciptakan hambatan samping saat kendaraan bermanuver. Selain itu, lokasi-lokasi ini juga kerap menjadi titik rawan kecelakaan.

"Pertama, itu menghambat, jadi hambatan samping. Kedua, juga menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas sehingga kita laksanakan penutupan sekaligus demi memaksimalkan Operasi Ketupat Jaya 2026," katanya.

Dirinya memastikan penutupan putaran balik ini akan berlangsung selama pelaksanaan Operasi Ketupat Jaya atau hingga 25 Maret 2026 dengan opsi perpanjangan sampai 29 Maret 2026 maupun mempertimbangkan kondisi lalu lintas terutama saat arus mudik dan balik Lebaran.

Pihaknya turut mengimbau masyarakat untuk mematuhi pengaturan lalu lintas selama masa penutupan putaran balik terutama saat periode arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah.

"Tetap tertib berlalu lintas dan utamakan warga yang akan melaksanakan mudik. Mudik itu sudah menjadi tradisi Ramadhan di Indonesia. Untuk masyarakat terdampak penutupan putaran arah, mohon diikuti dahulu selama operasi berlangsung," kata dia.

Baca Juga: 3.500 Pemudik Diprediksi Serbu Terminal Mandala Lebak Setiap Hari di Puncak Arus Mudik 2026

Load More