Ilustrasi - Kenampakan Tebing Keraton yang merupakan salah satu titik dari garis Sesar Lembang di Kabupaten Bandung, Jawa Barat [Suara.com/ANTARA]
Baca 10 detik
- Badan Geologi menekankan Sesar Lembang berpotensi menimbulkan gempa hingga magnitudo 7,0 yang memerlukan mitigasi serius.
- Pergerakan penuh segmen sesar sepanjang 29 kilometer berpotensi hasilkan guncangan melebihi VIII MMI.
- Mitigasi harus diterapkan melalui pendekatan struktural dan non-struktural sesuai UU Nomor 24 Tahun 2007.
“Gempa tidak bisa dicegah, tetapi risikonya dapat ditekan apabila kesiapsiagaan dan standar konstruksi diterapkan secara konsisten,” katanya.
Dengan potensi aktivitas Sesar Lembang yang berada dekat kawasan padat penduduk di Bandung Raya, ia menilai langkah mitigasi tidak bisa lagi ditunda agar dampak korban jiwa maupun kerugian ekonomi dapat diminimalkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
Terkini
-
KPK Buka Peluang Hadirkan Ahmad Dhani sebagai Saksi Kasus Bea Cukai
-
Apa Penyebab Truk Molen Tabrak Halte di Bekasi, 6 Orang Tewas
-
Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi
-
Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon
-
Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel