- Pola sidik jari unik mulai terbentuk saat janin berusia 10 hingga 15 minggu di dalam rahim.
- Sidik jari manusia tidak berubah seumur hidup, kecuali rusak permanen akibat luka sangat dalam.
- Sidik jari berfungsi biologis untuk meningkatkan traksi pegangan dan membantu drainase saat tangan basah.
SuaraBekaci.id - Identifikasi melalui sidik jari merupakan salah satu metode DVI (Disaster Victim Identification) yang paling akurat karena sifatnya yang unik.
Di balik garis-garis halus di ujung jari kita, terdapat fakta sains yang luar biasa.
Dalam proses identifikasi jenazah korban meninggal kecelakaan pesawat ATR42-500 di Gunung Bulusaraung, Tim DVI melakukan identifikasi salah satunya dengan metode sidik jari.
Berikut adalah 6 fakta unik tentang sidik jari manusia yang jarang diketahui publik:
1. Sudah Terbentuk Sejak Dalam Kandungan
Sidik jari tidak terbentuk setelah kita lahir. Pola ini mulai muncul saat janin berusia sekitar 10 hingga 15 minggu.
Formasi ini dipengaruhi oleh tekanan ketuban dan posisi janin saat menyentuh dinding rahim.
Itulah mengapa, bahkan faktor lingkungan di dalam rahim ikut menentukan bentuk garis tangan kita.
2. Kembar Identik Tetap Memiliki Sidik Jari Berbeda
Baca Juga: Operasi SAR Pesawat ATR42-500: Korban Dievakuasi Lewat Jalur Ekstrem
Banyak orang mengira anak kembar identik memiliki segalanya yang sama karena berbagi DNA yang identik. Namun, sidik jari mereka tetap berbeda.
Meskipun pola dasarnya mungkin mirip (seperti sama-sama memiliki pola loop), detail kecil yang disebut minutiae pada jari mereka tidak akan pernah sama persis.
3. Tidak Pernah Berubah Seumur Hidup
Secara alami, pola sidik jari tidak akan berubah karena usia. Jika Anda terluka secara ringan, kulit akan beregenerasi mengikuti pola aslinya.
Sidik jari hanya bisa rusak secara permanen jika terjadi luka bakar yang sangat dalam atau luka sayatan yang merusak lapisan dermis (lapisan kulit dalam).
4. Ada Kondisi Langka "Manusia Tanpa Sidik Jari"
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
-
Kebakaran Melanda Apartemen Pavilion Tanah Abang, Petugas Sisir Penghuni Terjebak
-
Privilese TNI dari Suku Dayak Diduga Cara Rezim Amankan Ekspansi Bisnis Hutan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
Terkini
-
MUI Bekasi Dorong Pendekatan Ini Lindungi Remaja dari Pergaulan Menyimpang
-
Warga Jakarta Gelar Salat Istisqa Minta Turun Hujan
-
Transformasi Mulai Berdampak, BRI Cetak Laba Rp31,2 Triliun hingga Juni 2026
-
Ayah dan Anak Tewas Akibat Ledakan Gas di Cikarang
-
Produsen Keju Nasional Gandeng Perusahaan Prancis, Industri Keju Indonesia Naik Kelas