SuaraBekaci.id - Hujan deras yang mengguyur wilayah Bekasi dan sekitarnya pada Minggu (6/7) sore menyebabkan sejumlah wilayah tergenang banjir.
Laporan warga di akun sosial media X, air menggenangi di sejumlah wilayah. Di kawasan Komplek Persada, Kalimalang, Kota Bekasi, air terlihat cukup tinggi.
Kondisi tak jauh berbeda juga terlihat di kawasan Pondok Uringin Jatiwaringin, Kota Bekasi.
Dari video kiriman salah satu warga yang diunggah ulang akun X @txtdrbekasi terlihat sejumlah pengendara motor harus mendorong kendaraannya melewati genangan banjir.
Sementara itu, di kawasan Pondok Gede banjir juga menerjang wilayah tersebut. Sejumlah pedagang pasar di daerah tersebut terlihat harus membenahi barang dagangan mereka.
"Pasar apung pondok gede," tulis caption unggahan akun @infobekasi.coo
"Tapi Banjir Pondok Gede ini udah berkali kali, dan ini daerah tinggi yang kgk dilewatin Kali/Sungai, tapi banjir mulu sampe ke Pasar pinggir Plaza Pondok Gede sampe JL. Jatiwaringin.
Pemerintah apa tidak tau/tidak mau tau dengan drainase saluran aer jalanannya?" cuit akun @txtdrbekasi
Banjir Terjang Jakarta
Baca Juga: Cerita Siswa SMAN 21 Bekasi Gagal Ujian Gegara Gedung Sekolah Diterjang Banjir
Sementara itu, laporan dari PMI Jakarta Timur bersama BPBD Jakarta, banjir cukup parah menerjang wilayah Condet, Jakarta Timur tepatnya di RT 01/RW 06.
Dari foto yang diunggah salah satu pengguna X, terlihat banjir yang menerjang wilayah tersebut pada hari ini, Minggu (6/7) membuat sejumah rumah terendam banjir dan hanya menyisakan atap rumah.
PMI Jakarta Timur bersama BPBD dan Instansi lainnya melakukan penanganan Banjir di wilayah jalan Raya Condet RT.01/ RW.06, Cililitan, Kramat Jati, Jakarta Timur. Minggu, (06/07/2025)," tulis laporan dari akun Radio Elshinta.
Sementara itu, BPBD DKI Jakarta menyebutkan ratusan jiwa mengungsi ke tempat lebih aman setelah rumahnya terendam banjir yang diakibatkan meluapnya Sungai Ciliwung di Jakarta Timur.
"Untuk lokasi pengungsian ada di tujuh tempat," kata Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan seperti dikutip dari Antara.
Menurut dia, untuk lokasi pengungsian di Kelurahan Bidara Cina, Jakarta Timur ada di aula Kantor Kelurahan, RPTRA, dan Masjid Jami Al Abror dengan jumlah pengungsi sebanyak 137 jiwa dari 33 kepala keluarga (KK).
Berita Terkait
-
Cerita Siswa SMAN 21 Bekasi Gagal Ujian Gegara Gedung Sekolah Diterjang Banjir
-
Bekasi Banjir Pilih Ngungsi ke Hotel, Istri Walkot Bekasi: Cuma Sebentar
-
Bekasi Banjir, Keluarganya Ngungsi ke Hotel, Walkot Tri Adhianto: Gak Bermewah-mewah
-
Kesaksian Pekerja di Mal Mega Bekasi Sebelum Diterjang Banjir: Kejadiannya Cepet Banget!
-
Puluhan Sepeda Motor Terendam Banjir di Stasiun Bekasi
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Menjawab Tantangan Urbanisasi: Mengapa Teknologi Kebersihan Kini Jadi Investasi Wajib?
-
Bekasi Lolos Syarat Lelang Proyek PSEL, Sampah Siap Diubah Jadi Listrik pada 2028
-
Siap-Siap Hemat Air! BMKG Prediksi Kemarau Jawa Barat Lebih Kering dan Lama
-
Ironi di Fakultas Hukum UI: Saat Tempat Belajar Keadilan Jadi Sarang Kekerasan Seksual
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan