
SuaraBekaci.id - Suasana teduh dan nyaman begitu terasa saat berada di salah satu sudut Kampung Berseri Astra (KBA) Sahabat RW 14 Perwira di Vila Mas Indah Blok B, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi.
Lahan fasum seluas 12 meter persegi di wilayah itu disulap menjadi green house yang di dalamnya terdapat kebun hidroponik yang setiap saat mampu memanjakan mata siapa saja yang melihatnya.
Selain itu, jika bermain ke wilayah tersebut pengunjung akan kesusahan menemukan sampah yang berserakan di jalan. Sebab ketimbang dibuang begitu saja, warga sekitar justru memanfaatkan sampah menjadi barang yang bernilai.
Kenyamanan yang terasa di wilayah itu tercipta dari komunitas warga sekitar yang dinamakan Kelompok Wanita Tani Sahabat Sampah.
Baca Juga: Inspiratif! Kampung Berseri Astra Perwira Bekasi: Dulu Horor Kini Jadi Green House
![Transformasi Kampung Berseri Astra (KBA) yang berlokasi di Vila Mas Indah, Blok B, Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi [Suara.com/Mae Harsa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/10/28/13541-kba-di-bekasi.jpg)
Anggota Kelompok Wanita Tani Sahabat Sampah yang mayoritas adalah ibu-ibu rumah tangga itu, mulanya berdiri pada tahun 2019. Saat itu anggotanya hanya aktif dalam pengelolaan sampah dan budidaya hidroponik.
Kemudian pada 2021, Kelompok Wanita Tani Sahabat Sampah menjadi bagian Group Astra dalam program Kampung Berseri Astra (KBA). Masuk dalam program KBA kini para ibu-ibu rumah tangga itu terbagi menjadi empat pilar, yakni kewirausahaan, kesehatan, pendidikan dan lingkungan.
Ketua KBA Sahabat RW 14 Perwira, Lestya Dewi Ratnawati (48) mengatakan bukan hal yang mudah untuk membangun sebuah komunitas yang solid dan konsisten dalam bidang yang dijalaninya.
“Mempertahankan kelompok komunitas kaya gini bukan hal yang mudah. Butuh kekompakan, persamaan persepsi. Tapi alhamdulillah warga di sini banyak yang mau bergerak,” kata Lestya, Ketua KBA Sahabat RW 14 Perwira, Kota Bekasi, saat ditemui SuaraBekaci.id, Minggu (27/10/2024).
Lestya mengatakan, biasanya untuk membentuk sebuah komunitas perlu iming-iming ekonomi di awal. Namun, sedari awal ia dan warga sekitar bertekad untuk tidak sama sekali mengharapkan materi dalam Kelompok Wanita Tani Sahabat Sampah.
Baca Juga: Momen Terakhir AM Sebelum Ditemukan Tewas di Parkiran Mal: Korban Sempat Salat Ashar
Hingga akhirnya kini komunitas tersebut semakin berkembang sejak bergabung dalam program KBA. Jerih payah Lestya dan seluruh anggotanya bahkan benar-benar tidak sia-sia, tiga penghargaan sekaligus dibabat habis saat pertama kali gabung di KBA.
Berita Terkait
-
Jangan Takut Berbisnis, Ini Pilihan Program Bantuan Untuk Perempuan Wirausaha
-
Review Novel 'Entrok': Perjalanan Perempuan dalam Ketidakadilan Sosial
-
Mobil China Masuk Indonesia, Bos Toyota-Astra Motor: Persaingannya Semakin Brutal
-
Ragam Pesan-pesan Lucu dan Mengharukan Pemudik Motor di Kalimalang
-
Pemudik Motor Padati Kalimalang
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
BRI Raih Penghargaan Internasional, Best Issuer for Sustainable Finance dan Best Social Loan
-
Libur Lebaran 2025, Super Apps BRImo dari BRI Siap Layani Transaksi Tanpa Hambatan
-
BRI Pastikan Mudik Lebaran Lancar dengan Layanan AgenBRILink di Desa dan Pelosok
-
Bebas Khawatir, BRI Siapkan Weekend Banking dan Layanan Terbatas Selama Libur Ramadan dan Idul Fitri
-
Demo Tolak UU TNI, Pendemo di Bekasi Dilaporkan ke Polisi Gegara Ini