SuaraBekaci.id - Seorang wanita paruh baya berinisial TS (57) menjadi korban pemerkosaan di kediamannya wilayah Bekasi Selatan, Kota Bekasi, pada Senin (14/10/2024) pukul 02.30 WIB.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, mengatakan peristiwa bermula saat pelaku berinisial H masuk ke rumah korban melalui jendela yang dibukanya secara paksa.
"Pelaku masuk ke dalam rumah korban dengan cara membuka jendela dan mematikan lampu," kata Ade Ary dalam keterangannya, Rabu (16/10/2024).
Korban yang terbangun kemudian keluar dari kamar untuk menyalakan lampu. Namun, seketika pelaku langsung membekap mulut korban menggunakan kain.
Pelaku kemudian memaksa korban masuk kembali ke dalam kamar sambil menodongkan pisau dapur.
“Pelaku mengancam korban dengan pisau, merobek pakaian korban, dan kemudian melakukan tindakan pemerkosaan secara paksa,”
Ketua RT setempat berinisial I, mengatakan kasus dugaan pemerkosaan ini diketahuinya usai korban mendatanginya langsung beberapa jam setelah peristiwa terjadi.
“Jadi waktu jam setengah enam pagi si korban datang ke rumah saya. Waktu itu dia nangis, dia cerita gini, ‘saya dibekap’,” kata I saat ditemui wartawan, Rabu (16/10/2024).
“‘Saya dibekap pakai baju anak, dibekap, terus ditarik. Baju saya dirobek’ katanya (korban),” imbuhnya.
Baca Juga: Dear Warga Kota Bekasi! Tri Adhianto Janjikan Bangun 1000 Taman
I kemudian memanggil Babinsa setempat untuk membantunya menyelesaikan masalah tersebut. Namun, saat dimintai keterangan, korban terus menangis.
“Setelah itu Pak Babinsa datang, cuma si korban gak bisa diambil keterangan, karena menangis terus, masih syok atau gimana kan. Nah, selebihnya saya tidak tahu lagi, cuma itu,” ujarnya.
Adapun, I mengaku pelaku memang telah tinggal lama di lingkungannya. Biasanya pelaku tidur di Masjid lingkungan tersebut.
“(Pelaku) tinggal sendiri, di masjid, nomaden, udah bertahun-tahun,” ucap I.
Pelaku merupakan seorang pengangguran. Meski begitu, I mengaku mengenal pelaku sebagai sosok yang baik karena sering membantunya dan warga sekitar.
“Pelakunya di sini baik. Orangnya baik. Sering membantu kita warga yang di sini. Saya sebagai RT yang sering banget dibantu sama dia,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Dear Warga Kota Bekasi! Tri Adhianto Janjikan Bangun 1000 Taman
-
Ibu-ibu di Bekasi Jadi Korban Begal Payudara, Pelaku Pakai Atribut Ojol
-
Menteri AHY Beberkan Kerugian Dua Kasus Mafia Tanah di Kabupaten Bekasi Capai Rp7,9 M
-
Kota Bekasi Bakal Dibangun Sirkuit Khusus Balap, Herkos: Bisa Kurangi Balap Liar
-
Mancing Mania! Jalan Kodau Jatiasih Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Mengail Lele
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi
-
Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon
-
Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel
-
Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi