
SuaraBekaci.id - DPD Golkar Kota Bekasi mengaku prihatin atas keputusan Airlangga Hartarto yang mengundurkan diri dari kursi Ketua Umum DPP Golkar.
Wakil Ketua Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD Golkar Kota Bekasi, Dariyanto, mengaku mundurnya Airlangga sebagai Ketum Golkar perlu menjadi perhatian. Sebab, sejauh ini dalam pileg suara Golkar cukup baik.
“Golkar kemarin di Pileg tentunya ini kan juga cukup membahagiakan, cukup kita optimis dengan kemajuan partai Golkar. Namun dengan kemunduran ini juga menjadi perhatian bagi kita dan kita perlu prihatin lah,” kata Dariyanto kepada SuaraBekaci.id, Minggu (11/8/2024) malam.
Selain itu, Dariyanto menyebut keprihatinan mundurnya Airlangga sebagai Ketum Golkar juga mengingat pada waktu Pilkada yang sebentar lagi akan masuk proses pendaftaran.
Baca Juga: Jelang Muktamar Bali, PKB Kota Bekasi Satu Suara Dukung Cak Imin Jadi Ketum Lagi
“Sangat disayangkan dengan kondisi situasi yang sedang injury time untuk pendaftaran pilkada, karena sebenarnya kita juga berharap nanti mungkin ada keputusan secara cepat dari DPP agar ada alternatif menyelesaikan masalah ini,” ujarnya.
![Airlangga Hartarto saat mengumumkan dirinya mundur dari Ketum Partai Golkar. [Ist/Tangkapan layar video]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/08/11/65510-ketum-partai-golkar-airlangga-hartarto.jpg)
Kendati demikian, dia mengaku menghormati keputusan Airlangga Hartarto dari jabatannya sebagai Ketum Golkar.
“Karena kan kita juga tidak bisa memaksakan kan untuk seseorang maju atau mundur di dalam kebesaran partai itu,” ucapnya.
Mundurnya Airlangga Hartarto sebagai Ketum Partai Golkar juga beriringan dengan beredarnya pamflet Gibran Rakabuming Raka sebagai sebagai pengganti Airlangga.
Berkait dengan itu, Dariyanto mengatakan pihaknya menyerahkan hal tersebut dalam musyawarah nasional luar biasa (Munaslub), yang rencananya akan digelar pada 25 Agustus 2024 mendatang.
Baca Juga: Polisi Bantah Ada Anggota Terlibat Aksi Pengeroyokan Tukang Cukur di Bekasi
“Ya kalau memang beliau (Gibran) memenuhi kriteria dan juga ketentuan yang diketapkan dalam AD/ART, ya saya pikir siapapun kader Partai Golkar berhaklah untuk memilih dan dipilih dan juga mempunyai kewenangan yang sama untuk bisa maju sebagai kandidat ketua umum,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Soal Tarif Dagang Trump, Dasco: Jangan Sampai Indonesia Jadi Sasaran Tempat Pembuangan Negara Lain
-
Tenteng Lady Dior Hadiri Open House di Istana, Selvi Ananda Jadi Sorotan
-
Disebut Jiplak Konsep Dune dan Langgar Hak Cipta, Gibran Dilaporkan ke Warner Bros
-
Setiap Anak Rp500 Ribu, Gibran Ajak Puluhan Anak Yatim Piatu Belanja Baju Lebaran: Biar Senang
-
Keluarga Besar Jokowi Kumpul di Solo Hari Kedua Lebaran, Gibran Sempat Tampung Aspirasi Warga
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
BRI Raih Penghargaan Internasional, Best Issuer for Sustainable Finance dan Best Social Loan
-
Libur Lebaran 2025, Super Apps BRImo dari BRI Siap Layani Transaksi Tanpa Hambatan
-
BRI Pastikan Mudik Lebaran Lancar dengan Layanan AgenBRILink di Desa dan Pelosok
-
Bebas Khawatir, BRI Siapkan Weekend Banking dan Layanan Terbatas Selama Libur Ramadan dan Idul Fitri
-
Demo Tolak UU TNI, Pendemo di Bekasi Dilaporkan ke Polisi Gegara Ini