SuaraBekaci.id - Politisi partai Gerindra yang juga mantan bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi mengaku bahwa ia siap menjalankan apapun putusan dari partai terkait Pilgub Jabarr 2024.
Seperti diketahui, Dedi Mulyadi belakangan jadi salah satu tokoh publik yang konsisten membongkar misteri pembunuhan Vina Cirebon 2016.
Menurut Dedi Mulyadi, sebegai kader dirinya tak akan menentang dan tetap mematuhi apapun keputusan dari partai Gerindra.
"Sebagai kader, saya akan menjalankan semua keputusan Partai Gerindra terkait Pilgub Jabar nanti," kata Dedi.
Menurut Dedi Mulyadi, mendekati Pilgub Jabar 2024 banyak tokoh komunitas dan kelompok masyarakat yang memberikan dukungan terhadap dirinya untuk maju pada Pilgub Jabar.
Namun sebagai kader, ia mengaku akan menjalankan semua keputusan Partai Gerindra terkait Pilgub Jabar.
"Fungsi utama hidup saya adalah bermanfaat bagi orang lain. Kalau kata Pak Prabowo, bantulah orang sesuai kemampuanmu, kalau tidak bisa bantu minimal jangan menyusahkan orang lain,” jelasnya.
Dedi Mulyadi mengaku bahwa saat ini ia menjalani hari-hari seperti biasa yakni berguna bagi banyak orang. Sehingga tidak ada aktivitas yang berbeda antara hari-hari sebelumnya dengan menjelang Pilgub Jabar 2024.
“Sampai hari ini tidak ada bedanya, tetap keliling seperti dulu, mengerjakan apa yang saya bisa kerjakan dan bantu. Jadi tidak ada beda, mau musim kampanye atau tidak,” katanya.
Baca Juga: PKB-Gerindra Bentuk Koalisi di Pilkada Bekasi, Pengamat: Sinyal Bahaya untuk PKS
Sebelumnya, DPW Putra Jawa Kelahiran Sumatera (Pujakesuma) Jawa Barat memberikan dukungan kepada Dedi Mulyadi untuk menjadi Gubernur Jabar periode 2024-2029.
Ketua Dewan Pembina DPW Pujakesuma Jabar Juson Simbolon menyampaikan bahwa dukungan tersebut sejalan dengan apa yang diberikan pada Presiden Joko Widodo pada Pilpres 2014 dan 2019, kemudian presiden terpilih Prabowo Subianto di 2024 ini.
“Kita berkomitmen mensukseskan program Pak Jokowi yang akan dilanjutkan Pak Prabowo. Untuk mensukseskan program nasional harus didukung oleh provinsi sampai kabupaten/kota dan yang sejalan dan senafas untuk Jawa Barat adalah Kang Dedi Mulyadi (KDM),” katanya.
Selain itu dukungan juga didasari oleh sosok KDM yang sangat mengerti terhadap filosofi dan visi pembangunan di Jabar. Hal itulah yang menjadi ketertarikan Pujakesuma untuk sepenuhnya mendukung. [Antara]
Berita Terkait
-
PKB-Gerindra Bentuk Koalisi di Pilkada Bekasi, Pengamat: Sinyal Bahaya untuk PKS
-
PKB-Gerindra Bentuk Koalisi Bekasi Maju di Pilkada 2024: PAN dan Demokrat Menyusul?
-
Kekayaan Berlimpah Tri Adhianto Bacalon Wali Kota Bekasi: Punya Tanah di Blora hingga Lampung
-
Diminta PKB Maju Jadi Calon Wali Kota Bekasi, Sudjatmiko: Saya Salat Istikharah Dulu
-
Wih! Suara Verrel Bramasta Lebih Tinggi Dibanding Saan Mustopa dan Oneng PDIP, Kok Bisa?
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Laris Manis! Lelang 71 Motor Dinas Pemkab Karawang
-
Pemerintah Lelang Enam Proyek PSEL, Ini Lokasinya
-
Ade Armando dan Permadi Arya Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Polisi Siapkan Lab Forensik Digital
-
Kasus Kanker Payudara Tembus 1,9 Juta, BPJS: Biaya Pengobatan Tembus 1,99 Triliun
-
Candaan Berujung Masalah? Kenali Batasan Humor Agar Tak Berakhir Jadi Pelecehan