SuaraBekaci.id - Aksi pelaku curanmor di Kota Bekasi, Jawa Barat makin berani. Pelaku tak hanya beraksi di malam hari bahkan di siang bolong. Seperti peristiwa curanmor yang terjadi pada Sabtu (18/5) sekitar pukul 10:40 WIB.
Pada video yang beredar viral di platform media sosial Instagran, terekam pelaku curanmor beraksi di kawasan Rawa Bacang, Pondok Melati, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Pada video yang beredari itu, tampak salah satu pelaku yang kenakan jaket warna hitam berani menantang warga yang telah mengepungnya.
Baca juga:
Pelaku bahkan menodongkan pistol ke arah warga yang sudah mengepungnya. Lemparan batu dari warga tak menyiutkan nyali si pelaku.
Dari video terlihat dengan jelas pelaku terus menodongkan senjata diduga pistol tersebut.
Warga yang tersulut emosinya tidak begitu saja membiarkan pelaku bisa kabur. Mereka terus mengepung pelaku hingga membuat pelaku terbirit-birit dan masuk ke gang buntut wilayah tersebut.
Baca juga:
"Detik detik menegangkan ketika Maling Motor menodongkan SENPI karena gagal melakukan aksinya, dan Pelaku sudah diamankan oleh pihak berwajib.Kejadian hari ini di Perempatan Rawa Bacang, Sekitar Pukul 10:40 wib," tulis unggahan akun Instagram @info_pondokgede seperti dikutip.
Baca Juga: Warga Bekasi Wajib Waspada! Modus Pecah Kaca Mobil, Uang Rp450 Juta untuk Biaya RS Raib
Upaya pelaku untuk kabur kandas setelah ia terjepit di gang buntut. Polisi yang datang pun berhasil menangkap pelaku.
Massa yang sudah berkumpul berupaya menghakimi pelaku saat masuk ke dalam polisi. Pelaku pun dihadiahi oleh bogem mentah dari warga.
Sementara itu, apolres Metro Bekasi Kota Kombes Dani Hamdani membenarkan adanya kejadian ini. Satu pelaku menurutnya telah berhasil ditangkap.
"Satu tertangkap dan satu temannya kabur," kata Dani. Ia juga mengatakan bahwa pihaknya akan segera merilis kronologis kasus curanmor ini.
Berita Terkait
-
Warga Bekasi Wajib Waspada! Modus Pecah Kaca Mobil, Uang Rp450 Juta untuk Biaya RS Raib
-
Potret Kawasan Rawan Aksi Begal di Mustikasari Bekasi, Begini Pengakuan Warlok
-
Disdik Bekasi Ingatkan Sekolah: Study Tour Bukan Sekedar Ajang Tamasya
-
Kepergok Curi Motor, Lelaki Bertato di Bekasi Pindah Alam Usai Diamuk Massa
-
Buntut Kecelakaan Maut Ciater, KPAD Kota Bekasi Desak Sekolah Lakukan Ini di Program Study Tour
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Jakarta Sering Disalahkan, Studi Terbaru ITB Bongkar Penyebab Asli Polusi Jabodetabek
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan, Hery Gunardi Raih Best CEO Finance Asia 2026
-
BRI Perkuat Digital Banking untuk Bisnis, Qlola New Skin Hadir dengan Pengalaman Baru
-
Titik-Titik Terparah Krisis Air Bersih di Kabupaten Bekasi: Wilayah Ini Paling Menderita
-
Ekosistem Emas BRI Capai 153 Ton, Potensi Pertumbuhan Masih Terbuka