SuaraBekaci.id - Politeknik Astra (ASTRAtech) baru saja menggelar seremoni kelulusan program Bachelor Professional Automotive Mechatronics Batch 4 di kampus ASTRAtech di Kawasan Industri Delta Silicon II Cikarang, Jawa Barat, Jumat (8/3/2024).
Berbeda dengan 3 batch sebelumnya, peserta di batch 4 menempuh ujian dengan standar baru dan secara global merupakan sistem pertama di luar Jerman yang diterapkan.
Direktur ASTRAtech, Henri Paul mengatakan, kelulusan Bachelor Professional Automotive Mechatronics batch 4 menjadi momen penting bagi lulusan, dan seluruh pihak yang mendukung program tersebut. Dia menyebut, program ini merupakan yang pertama di Asia.
“Program ini telah mengukirkan sejarah sebagai program pertama di Asia, dan secara konsisten telah menjadi pionir untuk dapat standar baru dalam pengembangan SDM di industri Otomotif Indonesia,” ucap Henri.
Henri menyebut, sertifikasi Internasional ini merupakan bentuk komitmen Astra melalui YABI dan ASTRAtech dalam pengembangan SDM unggulan.
“ASTRAtech terus berupaya dan berdedikasi untuk mengimplementasikan pola pengembangan SDM terbaik dari negara-negara maju dalam kerangka pendidikan tinggi vokasi di Indonesia. Tentunya kami ingin menjadi yang terbaik dan dapat menjadi rujukan untuk meningkatkan kompetensi anak muda yang siap meningkatkan daya saing industri Nasional,” imbuhnya.
Sementara, Chief of Meister Examination Committee HWK Koblenz, Stefan Odenthal mengatakan, sangat bangga atas pencapaian para lulusan yang telah menyelesaikan sertifikasi internasional dengan standar terbaru ala Jerman ini.
“Saya merasa senang dapat mengucapkan selamat kepada lulusan semua yang telah menyelesaikan sertifikasinya secara resmi pada seremoni ini. Ini menandai tonggak penting dalam hidup kalian, dan saya bangga menyaksikan pencapaian kalian,” tuturnya Stefan.
Menurut Stefan, kelulusan ini juga menandakan bahwa para wisudawan sudah memiliki bekal untuk sukses di industri otomotif.
Baca Juga: Bagi-bagi Beras di Bekasi, Joko Widodo Singgung Krisis Pangan Dunia
“Kalian kini telah memiliki keahlian yang mempuni, motivasi, serta ambisi yang dipenting untuk dimiliki agar bisa sukses di industri otomotif,” tutupnya.
Sebagai informasi, batch ke-4 ini meluluskan 12 peserta yang merupakan profesional dari Grup Astra antara lain: Toyota Sales Operation, Daihatsu Sales Operation, Isuzu Sales Operation, BMW Sales Operation dan PT Astra Agro Lestari.
Kontributor : Mae Harsa
Berita Terkait
-
Bagi-bagi Beras di Bekasi, Joko Widodo Singgung Krisis Pangan Dunia
-
Geger Penemuan Mayat Wanita Muda di Cikarang, Posisi Tangan Korban Sedekap
-
Pengalaman Orang Cikarang ke Pesta Rakyat Prabowo-Gibran: Berangkat Subuh Pulang Lebih Awal
-
Geram Lingkungan Tercemar, Warga Desak Pemkab Bekasi Tutup 14 Usaha Bengkel Ilegal
-
PT NTS Didenda Kejari Bekasi Rp200 Juta, Buntut Buang Limbah Beracun
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
-
Harga Minyak Mulai Turun Usai Beredar Kabar G7 Lepas Cadangan 400 Juta Barel
-
Rusia Kasih Data Aset Militer AS ke Iran untuk Dihancurkan, Termasuk Lokasi Kapal dan Jet Tempur
Terkini
-
Profil Mojtaba Khamenei Pemimpin Tertinggi Baru Iran, Disebut Trump Tidak Akan Berumur Panjang
-
Kawasan Jababeka Cikarang Jadi Kota Wisata Industri Pertama di Indonesia
-
Bukan Jatuhkan Pemerintah, Ini Tujuan Diskusi Tokoh Lintas Generasi dengan Jusuf Kalla
-
Viral! Aksi Lima Mobil Zig-Zag di Tol Becakayu, Polisi Cuma Kasih Teguran Lisan?
-
Teheran Minta Rusia Gunakan Pengaruh Global untuk Dukung Hak Sah Iran