SuaraBekaci.id - Viral foto grup WhatsApp dengan nama Fraksi dan Kader PDIP. Foto viral tersebut diunggah akun Twitter @JatmikoRifiawan dan @wyankapradana. Isi dari pesan grup WA yang beredar itu disebutkan untuk para kader hapus gambar tentang cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka.
"NFO A1 nih temen temen! Sakit hati banget apa gimana nih ditinggal Gibran? Btw orang yang dibilang kacang lupa kulit itu, bapaknya pernah kalian permalukan! Salah sendiri sih, giliran ditinggal langsung tantrum," tulis unggahan akun @wyankapradana, seperti dikutip Jumat (2/2).
Pada cuitannya itu tersemat foto grup WA dengan nama Kader PDIP. Di grup WA itu terdapat pesan yang berisi narasi untuk para kader menghapus gambar yang berhubungan dengan Gibran.
Baca juga:
- Dorothea Eliana Indah Wanita yang Setia pada Si Gembel Kolektif Absolut Adian Napitupulu
- GKR Bendara Putri Sultan Jogja Jajan di Gerobak Angkringan, Tingkahnya Menjadi Sorotan Publik
- Survei LSI Prabowo-Gibran Tertinggi di Jabar, Anak Jokowi Puji Kerja Keras Sosok Ini
- PSI dan Empat Partai Lainnya Dicoret dari Peserta Pemilu di Jateng, kalau Dapat Suara Tak Akan Dihitung
“Mohon perhatian seluruh kader PDI Perjuangan atas ijin ketua DPC PDI Perjuangan, utk seluruh gambar/sosmed yg berhubungan dng berita tentang mas wali (Gibran) utk dihapus dari seluruh grup kader PDI Perjuangan, nuwun” tulis pesan itu seperti dilihat.
“Ada kacang lupa sama kulitnya,, apa di kira sudah hebatkah cba tanpa pdip ngak mungkin jdi apa apa. Kita tetep tegak lurus. Membangun munumen kemenengan, tetep kumpul ben ora ucul” keterangan tertulis di foto tersebut.
Cuitan ini kemudian diteruskan ulang oleh akun @JatmikoRifiawan. Akun itu kemudian pada unggahan ulang menuliskan caption bahwa bocoran grup WA itu diduga dari fraksi PDIP Surakarta.
"Bocoran dari grup Fraksi PDIP Surakarta, nih guys. Ada yang panik, bau-bau banteng kocar-kacir. Kok segitunya ya? Banteng masuk jurang nih paslonnya ke jurang?" cuit akun @JatmikoRifiawan.
"Btw, yang kasih instruksi atau arahan di grup itu salah satu petinggi PDIP yang saat ini juga menjadi pejabat tinggi di lingkungan Pemkot Solo, lho
Baca Juga: Dari Pasar Rebo, Mauk, Bogor Kini Tawuran Pecah di Bekasi: Korban Terkapar Berdarah-darah
Postingan dari dua akun itu pun menuai banyak komentar dari para pengguna Twitter lainnya.
"waduhhh @PartaiSocmed gimana pendapatnya tum? Ada yg panikk," komentar salah satu pengguna Twitter.
"Melupakan mantan yaaa, jadi harus hapus foto-foto berkaitan," timpal akun lainnya.
“Loh-loh emang banteng boleh sepanik itu????” timpal akun lain.
Namun belum dipastikan kebenarnya terkait beredarnya foto grup WA dengan nama kader dan fraksi PDIP tersebut. Pihak-pihak terkait belum memberikan konfirmasi atas viralnya foto ini.
Berita Terkait
-
Dari Pasar Rebo, Mauk, Bogor Kini Tawuran Pecah di Bekasi: Korban Terkapar Berdarah-darah
-
100 Hari Lebih Eskalator Stasiun Bekasi Mati, Publik: Butuh Berapa Puluh Tahun untuk Diperbaiki?
-
Prabowo Joget Gemoy di Bekasi, Relawannya Dapat Intimidasi di Kota Ini, Pelakunya Siapa?
-
Kampanye Prabowo Hari Ini: Usai Bertemu Sri Sultan X Dijadwalkan Jumpa Tukang Bakso di Bekasi
-
Hasil Survei indEX: Ganjar-Mahfud Semakin Tertinggal, Prabowo-Gibran Bisa Menang Satu Putaran
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Bukan Sekadar Event, Ini Cara Specteve Membuktikan Bekasi Punya Identitas Kultural
-
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Eksploitasi Anak
-
Kemendagri Percepat Dokumen Kependudukan Keluarga Korban Kecelakaan KRL
-
Tersangka Pencabulan 50 Santriwati di Pati Belum Ditahan, KPAI: Pelaku Harus Dihukum Berat!
-
130 Sekolah Dasar di Kabupaten Ini Tidak Punya Kepala Sekolah