SuaraBekaci.id - Dukungan kepada pasangan capres cawapres nomor urut 3, Prabowo-Gibran semakin bertambah dari sejumlah elemen masyarakat. Terbaru, Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) resmi mendukung Prabowo-Gibran di Pilpres 2024.
APPSI menargetkan pihak mereka akan mendapatkan suara untuk Prabowo-Gibran sebanyak 16.220. Keputusan untuk dukung Prabowo-Gibran ini disampaikan pada Rapat Kerja Nasional APPSI di Semarang.
Menurut ketua umum APPSI Sudaryono, bahwa nantinya mereka akan melakukan strategi door to door untuk meraih suara masyarakat. Strategi ini menurutnya menjadi tekad untuk APPSI menangkan Prabowo-Gibran.
”Kami menyatakan diri bahwa seluruh pasar, semua pedagang pasar, insya Allah satu tekad, satu komando, memenangkan Prabowo-Gibran. Sepulang dari sini, semua APPSI di seluruh Indonesia yang hadir sudah bertekad bulat, kami pulang door to door memastikan, mengamankan bahwa pasar memenangkan Prabowo-Gibran,” ucapnya, seperti dikutip, Rabu (20/12).
Pedagang pasar saat ini menurut Sudaryono mengalami banyak masalah pelik. Mulai dari kesulitan akses ke produsen, premanisme, dan gesekan dengan pedagang kaki lima. APPSI telah menyampaikan aspirasi ini kepada pemerintah melalui surat dan demonstrasi. Kini, organisasi tersebut memutuskan untuk menitipkan harapannya pada Prabowo Subianto.
”Prabowo adalah presiden yang paling mengerti pasar. Kenapa? Karena pernah jadi Ketua Umum APPSI dua periode pada 2007-2017, jadi 10 tahun memimpin. Saya yang baru dua tahun memimpin APPSI saja laporannya sudah banyak. Saya yakin Pak Prabowo waktu itu mendapatkan laporan lebih banyak, mengenai kondisi pasar, kredit pasar, daya saing, pasar sepi, sembako mahal, dan seterusnya,” jelasnya.
Sudaryono juga mengungkapkan niat APPSI untuk meyakinkan berbagai pihak yang beraktivitas di pasar, termasuk kuli, tukang becak, tukang parkir, penjaga toilet, dan para pembeli, untuk mendukung Prabowo-Gibran.
Sudaryono juga singgung soal isu pembelian suara dalam pemilu, ia mengimbau masyarakat untuk tetap memilih sesuai dengan hati nurani mereka.
Memilih untuk kepentingan anak dan cucu. Biar mereka sia-sia karena uang itu sesungguhnya adalah milik rakyat Indonesia. Mereka gunakan (uang itu) untuk menipu rakyat,” ucapnya.
Baca Juga: Pasangan Ganjar-Mahfud Bawa Kabar Bahagia untuk Pelaku UMKM Andai Menang Pilpres, Apa Itu?
Sebagai mantan Ketua Umum APPSI, Prabowo dianggap memahami secara mendalam tantangan yang dihadapi pedagang pasar, termasuk isu akses ke produsen, premanisme, dan persaingan dengan pedagang kaki.
Berita Terkait
-
Pasangan Ganjar-Mahfud Bawa Kabar Bahagia untuk Pelaku UMKM Andai Menang Pilpres, Apa Itu?
-
Cak Imin Sebut Banyak Mal Elit di Bekasi tapi Ekonomi Warga Sulit, Pengamat Beri Respon Nyelekit
-
Cak Imin Janjikan Ini untuk Ibu Hamil dan Guru Ngaji Hingga Bakal Hapus PBB: InsyaAllah Gampang
-
Gibran Rakabuming, Sosok Pemimpin Muda yang Punya Kemampuan Menjaga Toleransi?
-
Cak Imin Jadi Rebutan Emak-emak dan Bocah di Bekasi, Kondisi Sempat Tak Kondusif Gegara Ini
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Merasa Difitnah, Plt Bupati Bekasi Laporkan Akun TikTok 'Bekasi Masih Kusut' ke Polisi
-
Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, Menhub Dudy: Jangan Berspekulasi Sebelum Ada Fakta
-
Edarkan Tramadol dan Hexymer, Tiga Pelaku di Bekasi Diciduk Polisi
-
Bekerja di Tempat Katering, Gadis 13 Tahun di Cikarang Jadi Korban Kekerasan Seksual
-
Dini Hari Mencekam di Cikarang, 4 Remaja Bawa Celurit Diamankan Polisi