SuaraBekaci.id - Calon Presiden (Capres) nomor urut 03, Ganjar Pranowo blusukan ke Pasar Jatiasih, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (16/12/2023) siang.
Dalam kesempatan itu Ganjar menerima banyak keluhan dari para pedagang, mulai dari pedagang beras yang mengeluhkan tingginya kenaikan harga hingga pedagang baju dan tas yang bercerita susahnya bersaing dengan online shop.
Saat itu, Ganjar berhenti di salah satu toko tas dan pemilik toko tersebut mengeluhkan kondisi pasar yang sepi, sehingga barang dagangannya sulit untuk laku. Ganjar pun langsung memberikan saran atas keluhan tersebut.
“Dari sini kan tetap bisa jualan online,” kata Ganjar pada pemilik toko tas itu.
Rupanya, saran yang ditawarkan Ganjar tidak cukup untuk menjawab persoalan pedagang tas itu. Wanita berjilbab warna pink itu menjawab bahwa harga jual di toko offline dengan online sangat sulit untuk disamakan.
“Harga-harga barangnya, kita lebih mahal belanjanya pak dibanding online,” jawab peragang tas itu.
“Gak bisa jual kaya harga online gak bisa, sewa ya mahal,” imbuhnya.
Mendengar keluhan tersebut, Ganjar tak lagi berkomentar banyak. Sesekali, hanya terlihat anggukan kepala dari mantan Gubernur Provinsi Jawa Tengah itu.
“Oh gitu, iya iya,” ujar Ganjar.
Baca Juga: Atas Dasar Ini Mochtar Mohamad Pede Ganjar-Mahfud Bakal Raih 55 Persen Suara di Kota Bekasi
Sementara, saat ditemui usai blusukan di Pasar Jatiasih. Ganjar mengaku perlu mengatur terkait dengan persoalan persaingan jualan online dan offline. Agar, nantinya kedua kelompok itu tidak ada yang saling dirugikan.
“Ternyata persaingan di dunia pasar dan cara menjualnya memang berbeda-beda jadi kita mengatur sekaligus mengedukasi karena kalau orang jualan online kan bisa dari rumah ya. Kalo ini kan sewa, jadi penting untuk kita atur biar mereka bisa layaknya kayak berjualan online,” kata Ganjar dihadapkan awak media.
Ganjar Pranowo Safari di Bekasi
Ganjar pada hari ini, Sabtu (16/12) melakukan banyak aktivitas di Bekasi, Jawa Barat. Setelah senam pagi di alun-alun Kota Bekasi dan sarapan di Pasar Lama, pasangan Mahfud MD ini dijadwalkan hadir pada Turnamen Mobile Legend dan Basket Three-on-three Piala Ganjar Mahfud do GOR Basket Kota Bekasi
Ganjar kemudian akan hadir dalam silaturahmi di Pondok Pesantren KH Sirojul Munir diJ l Jati Asih, Kota Bekasi, pada pukul 12.30 WIB.
Selanjutnya pada pukul 14.25 WIB, Ganjar akan menyapa anggota koperasi dan para pedagang di Paras Keranggan, Jatisampurna, Kota Bekasi.
Berita Terkait
-
Atas Dasar Ini Mochtar Mohamad Pede Ganjar-Mahfud Bakal Raih 55 Persen Suara di Kota Bekasi
-
Niat Liburan ke Bekasi, Korban Selamat Kecelakaan Bus Handoyo Ungkap Cerita Mencekam: Banyak Penumpang Terjepit
-
Sorotan Bekasi: Modus Open BO Geng Begal di Cikampek, Anies dan Ganjar Sapa Pendukung di Bekasi
-
Ganjar Yakin 40 Persen Suara Jabar Bisa Diraih, Milenial dan Gen Z jadi Kunci
-
Begini Gaya Ganjar saat Temui Gen Z Bekasi, Sempat Singgung Cak Imin Jelang Debat Cawapres
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
-
Info Orang Dalam, Iran Hampir Pasti Tak Ikut Piala Dunia 2026
Terkini
-
Perbedaan Krusial Zakat dan Pajak Menurut Jusuf Kalla
-
Mahasiswa Bekasi Diciduk Polisi, Ternyata Pengedar Tembakau Sintetis Rumahan
-
Sepanjang 2025, BRI Salurkan KUR Rp178,08 Triliun Kepada 3,8 Juta Debitur
-
Kontroversi Paspor Inggris Anak Alumni LPDP, AHU: Potensi Pelanggaran Hak Anak
-
Konsultasi Hukum: Bolehkah Orang Tua Mengalihkan Kewarganegaraan Anak Secara Sepihak?