SuaraBekaci.id - Aksi perampokan terjadi di minimarket Alfamart di Jalan Kalibaru Timur, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, Selasa (5/12/2023) pukul 02.30 WIB.
Peristiwa tersebut pun membuat resah warga sekitar, pasalnya pelaku yang diduga berjumlah 4 orang itu beraksi menggunakan senjata tajam dan senjata api.
“Saya sebagai warga kaget lah, pasti takut kalau nanti ada apa-apa istilahnya kan ke kita juga. Soalnya kemarin kata ibu saya itu perampoknya bawa celurit sama pistol, sudah gitu barang-barangnya uang sekitar Rp60 juta sama rokok diambil semua,” jelas warga sekitar, Erwin (38).
Erwin merupakan anak pemilik warung tegal (warteg), yang lokasinya hanya berjarak kurang lebih 50 meter dari tempat kejadian perkara (TKP).
Menurut Erwin, selama ini aparat kepolisian jarang sekali melakukan patroli. Padahal, wilayah sekitar TKP tak berada jauh dari kantor Polres Metro Bekasi Kota. Kurang lebih jarak dari TKP ke Polres Metro Bekasi Kota sekitar 7-10 menit.
“Enggak ada patroli, jarang, kecuali kalau kejadian baru (datang polisi), kalau patroli (rutin) jarang, mau malam minggu atau apa, jarang banget,” tuturnya.
“Ya harusnya lebih ke kontrol lagi dari sini kan dekat (Polres Metro Bekasi Kota),” lanjut Erwin.
Oleh karenanya, Erwin pun berharap aparat kepolisian bisa lebih memperketat pengamanan dan melakukan lebih sering patroli, agar kejadian serupa tak terulang kembali.
Warga lainnya, Alamsyah (40) juga merasakan hal yang sama, dirinya mengaku kaget dengan kejadian perampokan di Alfamart yang lokasinya berada persis di samping toko percetakan miliknya.
Baca Juga: Bekasi Darurat Kejahatan Jelang Pemilu 2024, Pengamat: Biaya Hidup Mahal, Lapangan Pekerjaan Minim
“Kaget pasti ada perampokan, ini baru pertama kali,” ujar Alamsyah.
Kata Alamsyah, aksi perampokan itu terjadi sekitar pukul 03.00 pagi. Sepengetahuannya, di sekitar TKP hanya Alfamart lah yang buka selama 24 jam.
“Gak ada security, tukang parkir mah paling sampai jam 12 malam. Sepanjang jalan ini memang jam segitu sudah tutup semua, Alfamart doang yang buka 24 jam,” terangnya.
Sebagai warga yang juga memiliki usaha, Alamsyah berharap aparat kepolisian bisa segera mengamankan pelaku perampokan itu, dan melakukan pengaman lebih ketat di wilayah sekitar.
“Harapan saya ya secepatnya perampoknya ditangkap, minta ke polisi biar aman kita semua,” tutupnya.
Sementara, Kasie Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan, peristiwa perampokan itu menyebabkan kerugian hingga puluhan juta.
Berita Terkait
-
Bekasi Darurat Kejahatan Jelang Pemilu 2024, Pengamat: Biaya Hidup Mahal, Lapangan Pekerjaan Minim
-
Kasus Pengeroyokan Sopir dan Kernet di Cikarang oleh Buruh Berakhir Damai, Korban Iba dengan Pelaku
-
Alokasi Anggaran Infrastruktur 2024 di Kabupaten Bekasi Bertambah 2 Kali Lipat, Capai Rp1,3 Triliun
-
Jadwal SIM Keliling Kota Bekasi Hari Ini Rabu 6 Desember 2023, Ada di Metropolitan Mall
-
BMKG Prediksi Hujan Petir di Sejumlah Wilayah Indonesia, Bagaimana Prakiraan Cuaca Bekasi Hari Ini?
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
Terkini
-
Perbedaan Krusial Zakat dan Pajak Menurut Jusuf Kalla
-
Mahasiswa Bekasi Diciduk Polisi, Ternyata Pengedar Tembakau Sintetis Rumahan
-
Sepanjang 2025, BRI Salurkan KUR Rp178,08 Triliun Kepada 3,8 Juta Debitur
-
Kontroversi Paspor Inggris Anak Alumni LPDP, AHU: Potensi Pelanggaran Hak Anak
-
Konsultasi Hukum: Bolehkah Orang Tua Mengalihkan Kewarganegaraan Anak Secara Sepihak?