SuaraBekaci.id - Tiga perusahaan yang berlokasi di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat menjadi biang kerok kali Bekasi tercemar limbah industri.
Hal ini disampaikan oleh Plt Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto setelah pada Jumat 11 Agustus 2023 bersama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Patroli sungai DLH Jabar dan Tim Komunitas Peduli Sungai Cikeas Cileungsi melakukan penelusuran.
"Hasilnya ditemukan 3 perusahaan yang mencemari aliran sungai Cileungsi yang berada di wilayah Kab. Bogor," kata Tri di akun Twitter miliknya.
"Pemkot Bekasi melalui dinas LH akan melaporkan temuan ini ke Provinsi untuk segera menindak tegas perusahaan nakal yang mencemari kali Bekasi," lanjut Tri.
Pemkot Bekasi sebagai alternatif jelas Tri awalnya akan menggunakan air dari Kalimalang.
"Namun saat dilakukan pengecekan ke Saluran Irigasi di Margajaya, ternyata aliran air dr saluran irigasi tersebut terhambat karena dampak dari lanjutan pembangunan Tol Becakayu," sambung Tri.
Sebelumnya, Kali Bekasi saat ini tercemar limbah industri. Akibatnya, pasokan air bersih dari PAM untuk tiga wilayah di Kota Bekasi menjadi terganggu.
Menurut Asissten Manajer Humas Perumda Tirta Patriot, Rizky Sabillah, setidaknya ada tiga wilayaha pelayanan yang mengalami gangguan akibat tercemarnya kali Bekasi yakni, Bekasi Utara, Bekasi Barat dan Medan Satria.
"Yang terdampak seluruh wilayah pelayanan, seperti Bekasi Utara, Bekasi Barat, Medan Satria itu semua wilayah pelayanan kami terdampak, karena air baku kami yang ada kendala," kata Rizky.
Baca Juga: Kali Bekasi Tercemar Limbah Industri, Warga Terpaksa Lakukan Hal Ini Demi Dapat Air Bersih
Rizky menambahkan bahwa pihaknya sempat menghentikan produksi air bersih karena kondisi air baku yang sudah tercemar limbah industri.
Hal ini pun membuat suplai air kepada warga sangat minim hingga mati total.
Berita Terkait
-
Kali Bekasi Tercemar Limbah Industri, Warga Terpaksa Lakukan Hal Ini Demi Dapat Air Bersih
-
Breaking News! Penampakan Kali Bekasi yang Tercemar Limbah Industri, Pasokan Air PAM di 3 Wilayah Terganggu
-
Kemarau Panjang, Petani Mustikasari Bekasi Keluarkan Uang Rp400 Ribu Demi Mengairi Sawah
-
Breaking News! Kemarau Bikin Petani di Mustikasari Boncos, Saluran Air Mengering, Biaya Pengairan Membengkak
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon
-
Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel
-
Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi
-
Hampir 500 Petinju Ramaikan Kejurnas 2026, Hillary Brigitta Lasut Soroti Perjuangan Atlet