SuaraBekaci.id - Ketua DPC PDI P Kota Bekasi, Tri Adhianto buka suara soal ketidakhadirannya dalam acara konsolidasi partai berlogo banteng moncong putih tersebut. Diketahui acara konsolidasi membahas soal kemenangan Ganjar Pranowo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
“Ada satu klarifikasi, nanti akan saya sampaikan kepada DPD,” kata Tri di kantor Wali Kota Bekasi, Rabu (17/5).
Menanggapi pernyataan Ketua DPD PDI-P yang menyebut dirinya tidak memberi kabar saat tidak hadir di acara konsolidasi partai, Tri tidak membenarkan hal tersebut.
“Ada (kabar), makanya klarifikasinya nanti akan saya sampaikan kepada DPD pada saat nanti ada panggilan oleh DPD kepada saya,” jelasnya.
Tri yang juga menjabat sebagi Plt Wali Kota Bekasi itu memastikan akan melakukan klarifikasi kepada partai terkait ketidak hadirannya. Namun tersebut baru akan ia lakukan setelah ada pemanggilan dari pihak terkait.
“Iya dalam waktu dekat (klarifikasi). Sekarang belum dipanggil, nanti pasti akan ada panggilan,” tutupnya.
Sebelumnya, Ketua DPC PDI P Kota Bekasi, Tri Adhianto absen pada saat acara konsolidasi partai yang diselenggarakan di Bandung, Minggu (14/5). Acara tersebut berkaitan dengan pemenangan Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden pada pemilu 2024.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPD PDIP Jawa Barat, Ono Surono mengungkap bahwa ketidakhadiran Tri pada acara konsolidasi partai ternyata bukan kali pertama.
“Sudah sering, ya mungkin sekitar lima kali lah ya,” kata Ono saat dihubungi, Selasa (16/5).
Baca Juga: Tak Hadir di Konsolidasi Ganjar Pranowo, DPD PDI P Jabar: Tri Adhianto Sering Absen
Padahal kata Ono, rapat konsolidasi sangatlah penting dan sifatnya wajib dihadiri. Mengingat pemenangan dalam ajang Pilpres maupun Pileg sangat bergantung pada kehadiran tiga pilar partai yakni struktural partai, eksekitif, dan legislatif.
“Nah sehingga tentunya kami ini sangat penting dihadiri oleh unsur tiga pilar partai tadi. Jadi bobot acara konsolidasi partai kemarin itu ya sama halnya dengan rapat partai yang diatur bahkan AD/ART partai,” jelasnya.
Adapun jika ada yang berhalangan hadir, yang berkaitan diminta melakukan permohonan terlebih dahulu baik secara lisan maupun tulisan. Namun hingga kini Ono mengaku belum ada permohonan dari Tri terkait ketidak hadirannya dalam acara penting PDIP.
“Belum ada (kabar) makanya saya baru tahu kemarin. Karena tidak ada permintaan izin tidak hadir,” ujarnya.
Akibat hal tersebut, Tri yang juga menjabat sebagai Plt Wali Kota Bekasi terancam mendapat sanksi oleh partai. Namun Ono belum merinci lebih jelas bagaimana mekanisme sanksi tersebut diberlakukan.
“Ada mekanisme terkait dengan sanksi,” ucap Ono.
Berita Terkait
-
Tak Hadir di Konsolidasi Ganjar Pranowo, DPD PDI P Jabar: Tri Adhianto Sering Absen
-
Cek Fakta: Kabar Duka Selimuti Istana! Kondisi Anak PDI P Memburuk, Jokowi Panik, Benarkah?
-
Perang Bintang PAN vs PDI P di Pemilu 2024: 'Hipnotis' Uya Kayu Cs Lawan 'Banyolan' Denny Cagur Dkk
-
Agus Setiadji Caleg PDI P di Pemilu 2024 dan Perang Generasi Keenam, Prabowo Subianto: Perang Tak Sama seperti Dulu
-
Purnawirawan Jenderal asal Papua yang Nyaleg dari PDI P di Pemilu 2024 Pernah Dianggap Mati oleh Sang Ayah
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Karung Pasir dan Bronjong Jadi Tameng Sementara Warga Bekasi
-
Ini Penyebab Penyakit Campak di DKI Jakarta Belum Hilang
-
Rupiah Mendekati Rp17 Ribu per Dolar AS, 5 Hal Ini Perlu Dilakukan Warga Indonesia
-
Simak 5 Panduan Benar Unggah Foto Rumah Supaya Lolos KIP-Kuliah
-
Sosok Andy Dahananto Pilot Korban Kecelakaan ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung